MARKUS 1 (INDONESIAN), MARK 1

(download)

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO         (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.

1:1-8 = Yohanes Pembaptis
(   Terjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ English

(1) Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.(1) Inilah Kabar Baik tentang Yesus Kristus, Anak Allah.(1) THE BEGINNING [of the facts] of the good news (the Gospel) of Jesus Christ, the Son of God.(2) Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;(2) Kabar Baik itu mulai seperti yang ditulis oleh Nabi Yesaya, begini, "'Inilah utusan-Ku,' kata Allah; 'Aku mengutus dia lebih dahulu daripada-Mu, supaya ia membuka jalan untuk-Mu.'(2) Just as it is written in the prophet Isaiah: Behold, I send My messenger before Your face, who will make ready Your way--(3) ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya",(3) Ada orang berseru-seru di padang pasir, 'Siapkanlah jalan untuk Tuhan; ratakanlah jalan-jalan yang akan dilewati-Nya.'"(3) A voice of one crying in the wilderness [shouting in the desert], Prepare the way of the Lord, make His beaten tracks straight (level and passable)!(4) demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu."(4) Seperti yang tertulis itu, begitulah juga muncul Yohanes di padang gurun. Ia membaptis orang dan menyampaikan berita dari Allah. "Kamu harus bertobat dari dosa-dosamu dan harus dibaptis, supaya Allah mengampuni kamu," begitu kata Yohanes.(4) John the Baptist appeared in the wilderness (desert), preaching a baptism [ obligating] repentance ( a change of one's mind for the better, heartily amending one's ways, with abhorrence of his past sins) in order to obtain forgiveness of and release from sins.(5) Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan.(5) Semua orang dari negeri Yudea dan kota Yerusalem pergi mendengar Yohanes. Mereka mengaku dosa-dosa mereka, dan Yohanes membaptis mereka di Sungai Yordan.(5) And there kept going out to him [continuously] all the country of Judea and all the inhabitants of Jerusalem; and they were baptized by him in the river Jordan, as they were confessing their sins.(6) Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.(6) Yohanes memakai pakaian dari bulu unta. Ikat pinggangnya dari kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.(6) And John wore clothing woven of camel's hair and had a leather girdle around his loins and ate locusts and wild honey.(7) Inilah yang diberitakannya: "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.(7) Ia mengabarkan berita ini, "Nanti sesudah saya, akan datang orang yang lebih besar daripada saya. Untuk tunduk membuka tali sepatu-Nya pun, saya tidak layak.(7) And he preached, saying, After me comes He Who is stronger (more powerful and more valiant) than I, the strap of Whose sandals I am not worthy or fit to stoop down and unloose.(8) Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus."(8) Saya membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Allah."(8) I have baptized you with water, but He will baptize you with the Holy Spirit.4)(9) Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.(9) Pada waktu itu Yesus datang dari Nazaret di daerah Galilea, dan Yohanes membaptis Dia di Sungai Yordan.(9) In those days Jesus came from Nazareth of Galilee and was baptized by John in the Jordan.(10) Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.(10) Begitu Yesus keluar dari sungai itu, Ia melihat langit terbuka dan Roh Allah turun seperti burung merpati ke atas-Nya.(10) And when He came up out of the water, at once he [John] saw the heavens torn open and the [Holy] Spirit like a dove coming down [ to enter] into Him.(11) Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."(11) Kemudian terdengar suara Allah mengatakan, "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi. Engkau menyenangkan hati-Ku."(11) And there came a voice out from within heaven, You are My Beloved Son; in You I am well pleased.1:12-13 = Pencobaan di padang gurun
)
(12) Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.(12) Langsung sesudah itu Roh Allah membuat Yesus pergi ke padang gurun.(12) Immediately the [Holy] Spirit [from within] drove Him out into the wilderness (desert),(13) Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia.(13) Empat puluh hari Ia berada di situ, dicobai oleh Iblis. Binatang-binatang liar ada juga bersama-sama dengan Dia di situ, dan malaikat-malaikat melayani Dia.(13) And He stayed in the wilderness (desert) forty days, being tempted [all the while] by Satan; and He was with the wild beasts, and the angels ministered to Him [continually]5)(14) Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah,(14) Setelah Yohanes dipenjarakan, Yesus pergi ke Galilea, dan mengabarkan Kabar Baik dari Allah di sana.(14) Now after John was arrested and put in prison, Jesus came into Galilee, preaching the good news (the Gospel) of the kingdom of God,(15) kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"(15) Kata-Nya, "Allah segera akan mulai memerintah. Bertobatlah dari dosa-dosamu, dan percayalah akan Kabar Baik yang dari Allah!"(15) And saying, The [appointed period of] time is fulfilled (completed), and the kingdom of God is at hand; repent ( have a change of mind which issues in regret for past sins and in change of conduct for the better) and believe (trust in, rely on, and adhere to) the good news (the Gospel).1)(16) Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.(16) Ketika Yesus berjalan di pantai Danau Galilea, Ia melihat dua nelayan, yaitu Simon dan adiknya Andreas. Mereka sedang menangkap ikan di danau itu dengan jala.(16) And passing along the shore of the Sea of Galilee, He saw Simon [Peter] and Andrew the brother of Simon casting a net [to and fro] in the sea, for they were fishermen.(17) Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."(17) Yesus berkata kepada mereka, "Ikutlah Aku. Aku akan mengajar kalian menjala orang."(17) And Jesus said to them, Come after Me and be My disciples, and I will make you to become fishers of men.(18) Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.(18) Langsung mereka meninggalkan jala mereka lalu mengikuti Yesus.(18) And at once they left their nets and [ yielding up all claim to them] followed [with] Him [ joining Him as disciples and siding with His party].(19) Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.(19) Yesus berjalan terus, lalu melihat pula dua orang bersaudara yang lain, yaitu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus. Mereka berada di dalam perahu, dan sedang memperbaiki jala mereka.(19) He went on a little farther and saw James the son of Zebedee, and John his brother, who were in [their] boat putting their nets in order.(20) Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.(20) Yesus langsung memanggil mereka. Dan mereka meninggalkan ayah mereka di dalam perahu bersama-sama dengan orang-orang gajiannya. Lalu mereka pergi mengikuti Yesus.(20) And immediately He called out to them, and [ abandoning all mutual claims] they left their father Zebedee in the boat with the hired men and went off after Him [ to be His disciples, side with His party, and follow Him].1:)(21) Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.(21) Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tiba di kota Kapernaum. Pada hari Sabat berikutnya, Yesus masuk ke dalam rumah ibadat dan mulai mengajar.(21) And they entered into Capernaum, and immediately on the Sabbath He went into the synagogue and began to teach.(22) Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.(22) Orang-orang yang mendengar-Nya kagum akan cara-Nya Ia mengajar. Sebab, Ia mengajar dengan wibawa, tidak seperti guru-guru agama.(22) And they were completely astonished at His teaching, for He was teaching as One Who possessed authority, and not as the scribes.(23) Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:(23) Pada waktu itu seorang yang kemasukan roh jahat masuk ke dalam rumah ibadat, dan berteriak,(23) Just at that time there was in their synagogue a man [who was in the power] of an unclean spirit; and now [immediately] he raised a deep and terrible cry from the depths of his throat, saying,(24) Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.(24) "Hai Yesus, orang Nazaret, Engkau mau buat apa dengan kami? Engkau datang untuk membinasakan kami? Saya tahu siapa Engkau: Engkaulah utusan yang suci dari Allah!"(24) What have You to do with us, Jesus of Nazareth? Have You come to destroy us? I know who You are--the Holy One of God!(25) Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!"(25) "Diam!" bentak Yesus kepada roh itu, "keluarlah dari orang ini!"(25) And Jesus rebuked him, saying, Hush up (be muzzled, gagged), and come out of him!(26) Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.(26) Maka roh jahat itu menggoncang-goncangkan orang itu keras-keras, kemudian keluar dari orang itu sambil berteriak.(26) And the unclean spirit, throwing the man into convulsions and screeching with a loud voice, came out of him.(27) Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya."(27) Semua orang heran sekali, sehingga mereka berkata satu sama lain, "Wah, apa ini? Suatu pengajaran yang baru! Dengan wibawa dan kuasa Ia memerintahkan roh-roh jahat keluar, dan mereka taat kepada-Nya!"(27) And they were all so amazed and almost terrified that they kept questioning and demanding one of another, saying, What is this? What new (fresh) teaching! With authority He gives orders even to the unclean spirits and they obey Him!(28) Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.(28) Maka berita tentang Yesus tersebar dengan cepat ke seluruh daerah Galilea.(28) And immediately rumors concerning Him spread [everywhere] throughout all the region surrounding Galilee.1)(29) Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas.(29) Yesus dan pengikut-pengikut-Nya meninggalkan rumah ibadat itu, dan pergi ke rumah Simon dan Andreas. Yakobus dan Yohanes pergi juga bersama mereka.(29) And at once He left the synagogue and went into the house of Simon [Peter] and Andrew, accompanied by James and John.(30) Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus.(30) Ibu mertua Simon sedang sakit demam di tempat tidur. Jadi waktu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya masuk ke rumah itu, Yesus diberitahukan tentang hal itu.(30) Now Simon's mother-in-law had for some time been lying sick with a fever, and at once they told Him about her.(31) Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka.(31) Maka Yesus pergi kepada ibu mertua Simon, dan memegang tangannya, lalu menolong dia bangun. Demamnya hilang, dan ia pun mulai melayani mereka.(31) And He went up to her and took her by the hand and raised her up; and the fever left her, and she began to wait on them.(32) Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.(32) Petang harinya, sesudah matahari terbenam, orang-orang membawa kepada Yesus semua orang yang sakit dan yang kemasukan roh jahat.(32) Now when it was evening, after the sun had set, they brought to Him all who were sick and those under the power of demons,(33) Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.(33) Seluruh penduduk kota itu berkerumun di depan rumah itu.(33) Until the whole town was gathered together about the door.(34) Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.(34) Lalu Yesus menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit, dan mengusir juga banyak roh jahat. Ia tidak mengizinkan roh-roh jahat itu berbicara, sebab mereka tahu siapa Dia.(34) And He cured many who were afflicted with various diseases; and He drove out many demons, but would not allow the demons to talk because they knew Him [ intuitively].4)(35) Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.(35) Keesokan harinya, waktu masih subuh, Yesus bangun lalu meninggalkan rumah. Ia pergi ke tempat yang sunyi di luar kota, dan berdoa di sana.(35) And in the morning, long before daylight, He got up and went out to a deserted place, and there He prayed.(36) Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia;(36) Tetapi Simon dan teman-temannya pergi mencari Dia.(36) And Simon [Peter] and those who were with him followed Him [ pursuing Him eagerly and hunting Him out],(37) waktu menemukan Dia mereka berkata: "Semua orang mencari Engkau."(37) Dan setelah mereka menemukan-Nya, mereka berkata, "Semua orang sedang mencari Bapak."(37) And they found Him and said to Him, Everybody is looking for You.(38) Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang."(38) Tetapi Yesus menjawab, "Mari kita meneruskan perjalanan kita ke kota-kota lain di sekitar sini. Aku harus berkhotbah di sana juga, sebab itulah maksudnya Aku kemari."(38) And He said to them, Let us be going on into the neighboring country towns, that I may preach there also; for that is why I came out.(39) Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.(39) Karena itu Yesus pergi ke mana-mana di seluruh Galilea, dan berkhotbah di rumah-rumah ibadat serta mengusir roh-roh jahat.(39) [So] He went throughout the whole of Galilee, preaching in their synagogues and driving out demons.1)(40) Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku."(40) Seorang yang berpenyakit kulit yang mengerikan datang kepada Yesus. Orang itu berlutut, dan berkata, "Kalau Bapak mau, Bapak dapat menyembuhkan saya."(40) And a leper came to Him, begging Him on his knees and saying to Him, If You are willing, You are able to make me clean.(41) Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."(41) Yesus kasihan kepada orang itu. Jadi, Ia menjamah orang itu sambil berkata, "Aku mau, sembuhlah!"(41) And being moved with pity and sympathy, Jesus reached out His hand and touched him, and said to him, I am willing; be made clean!(42) Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.(42) Saat itu juga penyakitnya hilang dan ia sembuh.(42) And at once the leprosy [completely] left him and he was made clean [by being healed].(43) Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras:(43) Lalu Yesus menyuruh dia pergi dengan peringatan ini,(43) And Jesus charged him sternly (sharply and threateningly, and with earnest admonition) and [acting with deep feeling thrust him forth and] sent him away at once,(44) Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka.(44) "Awas, jangan ceritakan kepada siapa pun, tetapi pergilah kepada imam, dan minta dia untuk memastikan engkau sudah sembuh. Lalu untuk penyembuhanmu itu, persembahkanlah kurban menurut yang diperintahkan Musa, sebagai bukti kepada orang-orang bahwa engkau sungguh-sungguh sudah sembuh."(44) And said to him, See that you tell nothing [of this] to anyone; but begone, show yourself to the priest, and offer for your purification what Moses commanded, as a proof (an evidence and witness) to the people [that you are really healed].(45) Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru.(45) Tetapi orang itu pergi, dan terus-menerus menceritakan kejadian itu di mana-mana sampai Yesus tidak dapat masuk kota dengan terang-terangan. Ia hanya tinggal di luar kota di tempat-tempat sunyi. Namun orang terus saja datang kepada-Nya dari mana-mana.(45) But he went out and began to talk so freely about it and blaze abroad the news [spreading it everywhere] that [Jesus] could no longer openly go into a town but was outside in [lonely] desert places. But the people kept on coming to Him from all sides and every quarter.

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO         (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

MARKUS 2 (INDONESIAN), MARK 2

(download)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO     (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

2     Terjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ English

2:1-12 = Orang lumpuh disembuhkan
(
(1) Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.(1) Beberapa hari kemudian Yesus kembali ke Kapernaum. Maka tersebarlah kabar bahwa Ia sedang di rumah.(1) AND JESUS having returned to Capernaum, after some days it was rumored about that He was in the house [probably Peter's].(2) Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka,(2) Lalu banyak orang datang. Mereka berkerumun di sana sampai tidak ada lagi tempat. Di pintu pun penuh sesak dengan orang. Lalu Yesus menyampaikan berita dari Allah kepada mereka.(2) And so many people gathered together there that there was no longer room [for them], not even around the door; and He was discussing the Word.(3) ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.(3) Sementara Ia berbicara, empat orang mengusung seorang lumpuh untuk membawanya kepada Yesus.(3) Then they came, bringing a paralytic to Him, who had been picked up and was being carried by four men.(4) Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.(4) Tetapi karena orang terlalu banyak, mereka tidak dapat sampai ke dekat-Nya. Jadi, mereka membongkar atap tepat di atas tempat Yesus berada. Setelah itu, mereka menurunkan orang lumpuh itu bersama tikarnya.(4) And when they could not get him to a place in front of Jesus because of the throng, they dug through the roof above Him; and when they had scooped out an opening, they let down the [ thickly padded] quilt or mat upon which the paralyzed man lay.(5) Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"(5) Waktu Yesus melihat betapa besar iman mereka, Ia berkata kepada orang lumpuh itu, "Anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni."(5) And when Jesus saw their faith [their confidence in God through Him], He said to the paralyzed man, Son, your sins are forgiven [you] and put away [that is, the penalty is remitted, the sense of guilt removed, and you are made upright and in right standing with God].(6) Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:(6) Beberapa guru agama yang sedang duduk di situ mulai bertanya-tanya di dalam hati,(6) Now some of the scribes were sitting there, holding a dialogue with themselves as they questioned in their hearts,(7) Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?(7) "Berani benar orang ini bicara begitu! Ia menghina Allah. Siapa yang boleh mengampuni dosa, selain Allah sendiri?"(7) Why does this Man talk like this? He is blaspheming! Who can forgive sins [ remove guilt, remit the penalty, and bestow righteousness instead] except God alone?(8) Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu?(8) Pada waktu itu juga Yesus tahu pikiran mereka. Lalu Ia berkata, "Mengapa kalian bertanya-tanya begitu di dalam hatimu?(8) And at once Jesus, becoming fully aware in His spirit that they thus debated within themselves, said to them, Why do you argue (debate, reason) about all this in your hearts?(9) Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan?(9) Manakah yang lebih mudah: mengatakan, 'Dosamu sudah diampuni', atau mengatakan 'Bangunlah, angkat tikarmu dan berjalanlah'?(9) Which is easier: to say to the paralyzed man, Your sins are forgiven and put away, or to say, Rise, take up your sleeping pad or mat, and start walking about [and keep on walking]?(10) Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--:(10) Tetapi sekarang Aku akan membuktikan kepadamu bahwa di atas bumi ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa." Lalu Yesus berkata kepada orang yang lumpuh itu,(10) But that you may know positively and beyond a doubt that the Son of Man has right and authority and power on earth to forgive sins--He said to the paralyzed man,(11) Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!(11) "Bangunlah, angkat tikarmu dan pulanglah!"(11) I say to you, arise, pick up and carry your sleeping pad or mat, and be going on home.(12) Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."(12) Ia bangkit dan segera mengambil tikarnya lalu keluar disaksikan oleh mereka semua. Orang-orang itu kagum lalu memuji Allah. Kata mereka, "Belum pernah kita melihat kejadian seperti ini!"(12) And he arose at once and picked up the sleeping pad or mat and went out before them all, so that they were all amazed and recognized and praised and thanked God, saying, We have never seen anything like this before!2:(13) Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.(13) Yesus kembali lagi ke pantai Danau Galilea. Banyak orang datang kepada-Nya, dan Ia mengajar mereka.(13) [Jesus] went out again along the seashore; and all the multitude kept gathering about Him, and He kept teaching them.(14) Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.(14) Sementara Yesus berjalan di situ, Ia melihat seorang penagih pajak bernama Lewi, anak Alfeus, sedang duduk di kantor pajak. "Ikutlah Aku," kata Yesus kepadanya. Maka Lewi berdiri dan mengikuti Yesus.(14) And as He was passing by, He saw Levi (Matthew) son of Alphaeus sitting at the tax office, and He said to him, Follow Me! [Be joined to Me as a disciple, side with My party!] And he arose and joined Him as His disciple and sided with His party and accompanied Him.(15) Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.(15) Waktu Yesus sedang makan di rumah Lewi, datanglah banyak penagih pajak dan orang-orang yang dianggap tidak baik oleh masyarakat ikut makan bersama-sama Yesus dan pengikut-pengikut-Nya. Sebab banyak di antara mereka mengikuti Yesus.(15) And as Jesus, together with His disciples, sat at table in his [Levi's] house, many tax collectors and persons [ definitely stained] with sin were dining with Him, for there were many who walked the same road (followed) with Him.(16) Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: "Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"(16) Beberapa guru agama dari golongan Farisi melihat Yesus makan bersama-sama dengan penagih-penagih pajak dan orang-orang yang dianggap tidak baik itu. Jadi mereka bertanya kepada pengikut-pengikut Yesus, "Mengapa gurumu makan bersama dengan penagih-penagih pajak dan orang-orang yang tidak baik itu?"(16) And the scribes [belonging to the party] of the Pharisees, when they saw that He was eating with [those definitely known to be especially wicked] sinners and tax collectors, said to His disciples, Why does He eat and drink with tax collectors and [notorious] sinners?(17) Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."(17) Yesus mendengar pertanyaan mereka itu, lalu menjawab, "Orang yang sehat tidak memerlukan dokter; hanya orang yang sakit saja. Aku datang bukannya untuk memanggil orang yang menganggap dirinya sudah baik, melainkan orang yang dianggap hina."(17) And when Jesus heard it, He said to them, Those who are strong and well have no need of a physician, but those who are weak and sick; I came not to call the righteous ones to repentance, but sinners (the erring ones and all those not free from sin).9)(18) Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: "Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"(18) Pada suatu waktu pengikut-pengikut Yohanes Pembaptis dan orang-orang Farisi sedang berpuasa. Lalu ada orang datang kepada Yesus dan bertanya, "Mengapa pengikut Yohanes Pembaptis dan pengikut orang Farisi berpuasa, sedangkan pengikut Bapak tidak?"(18) Now John's disciples and the Pharisees were observing a fast; and [some people] came and asked Jesus, Why are John's disciples and the disciples of the Pharisees fasting, but Your disciples are not doing so?(19) Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.(19) Yesus menjawab, "Pada pesta kawin, apakah tamu-tamu tidak makan? Kalau pengantin laki-laki masih bersama-sama mereka, tentu mereka makan.(19) Jesus answered them, Can the wedding guests fast (abstain from food and drink) while the bridegroom is with them? As long as they have the bridegroom with them, they cannot fast.(20) Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.(20) Tetapi akan datang waktunya pengantin laki-laki itu diambil dari mereka. Pada waktu itu barulah mereka tidak makan.(20) But the days will come when the bridegroom will be taken away from them, and they will fast in that day.(21) Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.(21) Tidak ada orang yang menambal baju tua dengan sepotong kain baru. Sebab kain penambal itu akan menciut dan menyobek baju itu, sehingga mengakibatkan sobekan yang lebih besar.(21) No one sews a patch of unshrunken (new) goods on an old garment; if he does, the patch tears away from it, the new from the old, and the rent (tear) becomes bigger and worse [than it was before].(22) Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."(22) Begitu juga tidak ada orang yang menuang anggur baru ke dalam kantong kulit yang tua. Karena anggur baru itu akan menyebabkan kantong itu pecah. Akhirnya kedua-duanya terbuang. Anggur yang baru harus dituang ke dalam kantong yang baru juga!"(22) And no one puts new wine into old wineskins; if he does, the wine will burst the skins, and the wine is lost and the bottles destroyed; but new wine is to be put in new (fresh) wineskins.2:235)(23) Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.(23) Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus lewat sebuah ladang gandum, pengikut-pengikut-Nya mulai memetik gandum.(23) One Sabbath He was going along beside the fields of standing grain, and as they made their way, His disciples began to pick off the grains.(24) Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?"(24) Lalu orang-orang Farisi berkata kepada Yesus, "Mengapa pengikut-pengikut-M melanggar hukum agama kita, dengan melakukan yang dilarang pada hari Sabat?"(24) And the Pharisees said to Him, Look! Why are they doing what is not permitted or lawful on the Sabbath?(25) Jawab-Nya kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan,(25) Yesus menjawab, "Belum pernahkah kalian membaca apa yang dilakukan Daud, ketika Abyatar sedang bertugas menjadi imam agung. Waktu Daud dan orang-orangnya lapar, dan tidak punya makanan, ia masuk ke Rumah Tuhan, dan makan roti yang sudah dipersembahkan kepada Allah. Dan roti itu diberikannya juga kepada orang-orangnya. Padahal menurut agama kita, imam-imam saja yang boleh makan roti itu."(25) And He said to them, Have you never [even] read what David did when he was in need and was hungry, he and those who were accompanying him?--(26) bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu--yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam--dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya(26) (di gabung 2:25)(26) How he went into the house of God when Abiathar was the high priest, and ate the sacred loaves set forth [before God], which it is not permitted or lawful for any but the priests to eat, and [how he] also gave [them] to those who were with him? [I Sam. 21:1-6; II Sam. 8:17.](27) Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,(27) Lalu Yesus berkata lagi, "Hari Sabat dibuat untuk manusia; bukan manusia untuk hari Sabat.(27) And Jesus said to them, The Sabbath was made on account and for the sake of man, not man for the Sabbath;(28) jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."(28) Jadi, Anak Manusia berkuasa, bahkan atas hari Sabat."(28) So the Son of Man is Lord even of the Sabbath.

 

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO     (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

MARKUS 3 (INDONESIAN), MARK 3

(download)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO             (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

31 Terjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ English

-6 = Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat
((1) Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.(1) Yesus kembali lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang tangannya lumpuh sebelah.(1) AGAIN JESUS went into a synagogue, and a man was there who had one withered hand [ as the result of accident or disease].(2) Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.(2) Di situ ada orang-orang yang mau mencari kesalahan Yesus, supaya bisa mengadukan Dia. Jadi mereka terus memperhatikan Dia apakah Ia akan menyembuhkan orang pada hari Sabat.(2) And [the Pharisees] kept watching Jesus [closely] to see whether He would cure him on the Sabbath, so that they might get a charge to bring against Him [ formally].(3) Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: "Mari, berdirilah di tengah!"(3) Yesus berkata kepada orang yang tangannya lumpuh sebelah itu, "Mari berdiri di sini, di depan."(3) And He said to the man who had the withered hand, Get up [and stand here] in the midst.(4) Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Tetapi mereka itu diam saja.(4) Lalu Ia bertanya kepada orang-orang yang ada di situ, "Menurut agama, kita boleh berbuat apa pada hari Sabat? Berbuat baik atau berbuat jahat? Menyelamatkan orang atau membunuh?" Mereka diam saja.(4) And He said to them, Is it lawful and right on the Sabbath to do good or to do evil, to save life or to take it? But they kept silence.(5) Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.(5) Dengan marah Yesus melihat sekeliling-Nya, tetapi Ia sedih juga, karena mereka terlalu keras kepala. Lalu Ia berkata kepada orang itu, "Ulurkan tanganmu." Orang itu mengulurkan tangannya, dan tangannya pun sembuh.(5) And He glanced around at them with vexation and anger, grieved at the hardening of their hearts, and said to the man, Hold out your hand. He held it out, and his hand was [completely] restored.(6) Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.(6) Maka orang-orang Farisi meninggalkan rumah ibadat itu, lalu segera berunding dengan beberapa orang pendukung Herodes, untuk membunuh Yesus.(6) Then the Pharisees went out and immediately held a consultation with the Herodians against Him, how they might [devise some means to] put Him to death.3)(7) Kemudian Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea,(7) Yesus dan pengikut-pengikut-Nya pergi mengundurkan diri ke Danau Galilea. Maka banyak sekali orang dari Galilea yang pergi mengikuti Yesus. Banyak juga yang datang dari Yudea,(7) And Jesus retired with His disciples to the lake, and a great throng from Galilee followed Him. Also from Judea(8) dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya.(8) dari Yerusalem, dari daerah Idumea, dan dari daerah di sebelah timur Yordan, dan dari sekitar kota-kota di Tirus dan Sidon. Mereka semuanya datang kepada Yesus, sebab mereka mendengar tentang hal-hal yang sudah dilakukan-Nya.(8) And from Jerusalem and Idumea and from beyond the Jordan and from about Tyre and Sidon--a vast multitude, hearing all the many things that He was doing, came to Him.(9) Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.(9) Orang-orang itu begitu banyak, sehingga Yesus menyuruh pengikut-pengikut-Ny menyediakan perahu untuk-Nya, sebab jangan-jangan Ia nanti terdesak oleh orang-orang itu.(9) And He told His disciples to have a little boat in [constant] readiness for Him because of the crowd, lest they press hard upon Him and crush Him.(10) Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.(10) Ia menyembuhkan begitu banyak orang, sehingga semua orang sakit berdesak-desakan berusaha mendekati-Nya agar dapat menjamah Dia.(10) For He had healed so many that all who had distressing bodily diseases kept falling upon Him and pressing upon Him in order that they might touch Him.(11) Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah."(11) Dan orang-orang yang kemasukan roh jahat, setiap kali melihat Dia, terus saja sujud di hadapan-Nya dan berteriak, "Engkaulah Anak Allah!"(11) And the spirits, the unclean ones, as often as they might see Him, fell down before Him and kept screaming out, You are the Son of God!(12) Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.(12) Tetapi Yesus melarang keras roh-roh jahat itu memberitahukan siapa Dia.(12) And He charged them strictly and severely under penalty again and again that they should not make Him known.3:)(13) Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya.(13) Kemudian Yesus naik ke sebuah bukit, dan memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya. Orang-orang itu datang,(13) And He went up on the hillside and called to Him [ for Himself] those whom He wanted and chose, and they came to Him.(14) Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil(14) lalu Ia memilih dari antara mereka dua belas orang. Kata-Nya, "Aku memilih kalian, supaya kalian menyertai Aku, supaya Kuutus kalian untuk menyebarkan Kabar Baik dari Allah,(14) And He appointed twelve to continue to be with Him, and that He might send them out to preach [as apostles or special messengers](15) dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.(15) dan kalian akan mendapat kuasa untuk mengusir roh-roh jahat."(15) And to have authority and power to heal the sick and to drive out demons:(16) Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,(16) Inilah nama kedua belas orang itu: Simon (yang disebut-Nya juga Petrus),(16) [They were] Simon, and He surnamed [him] Peter;(17) Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,(17) Yakobus dan Yohanes saudaranya, yaitu anak-anak Zebedeus (mereka ini diberi-Nya nama Boanerges artinya "anak guntur"),(17) James son of Zebedee and John the brother of James, and He surnamed them Boanerges, that is, Sons of Thunder;(18) selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,(18) Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon si Patriot,(18) And Andrew, and Philip, and Bartholomew (Nathaniel), and Matthew, and Thomas, and James son of Alphaeus, and Thaddaeus (Judas, not Iscariot), and Simon the Cananaean [also called Zelotes],(19) dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.(19) dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus.(19) And Judas Iscariot, he who betrayed Him.3)(20) Kemudian Yesus masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makanpun mereka tidak dapat.(20) Kemudian Yesus pulang ke rumah. Tetapi orang banyak datang lagi berkumpul, sampai Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tidak sempat makan.(20) Then He went to a house [probably Peter's], but a throng came together again, so that Jesus and His disciples could not even take food.(21) Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.(21) Orang-orang berkata, "Dia sudah gila!" Dan ketika keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka pergi untuk mengambil Dia.(21) And when those who belonged to Him ( His kinsmen) heard it, they went out to take Him by force, for they kept saying, He is out of His mind (beside Himself, deranged)!(22) Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: "Ia kerasukan Beelzebul," dan: "Dengan penghulu setan Ia mengusir setan."(22) Guru-guru agama yang datang dari Yerusalem berkata, "Ia kemasukan Beelzebul! Kepala roh-roh jahat itulah yang memberikan kuasa kepada-Nya untuk mengusir roh jahat."(22) And the scribes who came down from Jerusalem said, He is possessed by Beelzebub, and, By [the help of] the prince of demons He is casting out demons.(23) Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan: "Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?(23) Maka Yesus memanggil orang banyak itu, dan menceritakan kepada mereka beberapa perumpamaan. "Bagaimana mungkin roh jahat mengusir roh jahat," kata Yesus.(23) And He summoned them to Him and said to them in parables (illustrations or comparisons put beside truths to explain them), How can Satan drive out Satan?(24) Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan,(24) "Kalau suatu negara terpecah dalam golongan-golongan yang saling bermusuhan, negara itu tidak akan bertahan.(24) And if a kingdom is divided and rebelling against itself, that kingdom cannot stand.(25) dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan.(25) Dan kalau dalam satu keluarga tidak ada persatuan dan anggota-anggotanya saling bermusuhan, keluarga itu akan hancur.(25) And if a house is divided (split into factions and rebelling) against itself, that house will not be able to last.(26) Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, melainkan sudahlah tiba kesudahannya.(26) Kalau di dalam kerajaan Iblis terjadi perpecahan dan permusuhan, kerajaan itu tidak tahan lama dan pasti akan lenyap.(26) And if Satan has raised an insurrection against himself and is divided, he cannot stand but is [surely] coming to an end.(27) Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu.(27) Tidak seorang pun dapat masuk ke dalam rumah seorang yang kuat dan merampas hartanya kalau ia tidak terlebih dahulu mengikat orang kuat itu. Sesudah itu, baru ia dapat merampas hartanya.(27) But no one can go into a strong man's house and ransack his household goods right and left and seize them as plunder unless he first binds the strong man; then indeed he may [thoroughly] plunder his house.(28) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan.(28) Ketahuilah! Apabila orang berbuat dosa dan mengucap penghinaan, ia dapat diampuni.(28) Truly and solemnly I say to you, all sins will be forgiven the sons of men, and whatever abusive and blasphemous things they utter;(29) Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."(29) Tetapi apabila ia menghina Roh Allah, ia tidak dapat diampuni! Sebab penghinaan itu adalah dosa yang kekal."(29) But whoever speaks abusively against or maliciously misrepresents the Holy Spirit can never get forgiveness, but is guilty of and is in the grasp of an everlasting trespass.(30) Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.(30) (Yesus mengatakan begitu sebab ada orang yang berkata bahwa Yesus kemasukan roh jahat.)(30) For they persisted in saying, He has an unclean spirit.)(31) Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.(31) Setelah itu ibu dan saudara-saudara Yesus datang. Mereka menunggu di luar dan menyuruh orang memanggil Yesus.(31) Then His mother and His brothers came and, standing outside, they sent word to Him, calling [for] Him.(32) Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: "Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau."(32) Ketika itu banyak orang sedang duduk di sekeliling Yesus. Mereka berkata kepada-Nya, "Pak, ibu dan saudara-saudara Bapak ada di luar. Mereka mencari Bapak."(32) And a crowd was sitting around Him, and they said to Him, Your mother and Your brothers and Your sisters are outside asking for You.(33) Jawab Yesus kepada mereka: "Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?"(33) Yesus menjawab, "Siapakah ibu-Ku? Siapakah saudara-saudara-Ku?"(33) And He replied, Who are My mother and My brothers?(34) Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!(34) Kemudian Ia memandang kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya lalu berkata, "Inilah ibu dan saudara-saudara-Ku!(34) And looking around on those who sat in a circle about Him, He said, See! Here are My mother and My brothers;(35) Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."(35) Orang yang melakukan kehendak Allah, dialah saudara laki-laki, saudara perempuan, dan ibu-Ku."(35) For whoever does the things God wills is My brother and sister and mother!

 

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO             (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

MARKUS 4 (INDONESIAN), MARK 4

(download)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO              (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

4        Terjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ English4:1-20 = Perumpamaan tentang seorang penabur
((1) Pada suatu kali Yesus mulai pula mengajar di tepi danau. Maka datanglah orang banyak yang sangat besar jumlahnya mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke sebuah perahu yang sedang berlabuh lalu duduk di situ, sedangkan semua orang banyak itu di darat, di tepi danau itu.(1) Yesus mengajar lagi di pantai Danau Galilea. Banyak sekali orang mengerumuni Dia. Karena itu Ia pergi duduk di dalam sebuah perahu di atas air, dan orang banyak itu berdiri di pinggir danau.(1) AGAIN JESUS began to teach beside the lake. And a very great crowd gathered about Him, so that He got into a ship in order to sit in it on the sea, and the whole crowd was at the lakeside on the shore.(2) Dan Ia mengajarkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Dalam ajaran-Nya itu Ia berkata kepada mereka:(2) Lalu Yesus mengajar banyak hal kepada mereka dengan memakai perumpamaan. Beginilah Ia mengajar mereka.(2) And He taught them many things in parables (illustrations or comparisons put beside truths to explain them), and in His teaching He said to them:(3) Dengarlah! Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.(3) "Dengarlah! Adalah seorang petani pergi menabur benih.(3) Give attention to this! Behold, a sower went out to sow.(4) Pada waktu ia menabur sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.(4) Ketika ia sedang menabur, ada benih yang jatuh di jalan. Lalu burung datang dan benih itu dimakan habis.(4) And as he was sowing, some seed fell along the path, and the birds came and ate it up.(5) Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.(5) Ada juga yang jatuh di tempat berbatu-batu yang tanahnya sedikit. Benih-benih itu segera tumbuh karena kurang tanah,(5) Other seed [of the same kind] fell on ground full of rocks, where it had not much soil; and at once it sprang up, because it had no depth of soil;(6) Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.(6) tetapi waktu matahari naik, tunas-tunas itu mulai layu kemudian kering dan mati karena akarnya tidak masuk cukup dalam.(6) And when the sun came up, it was scorched, and because it had not taken root, it withered away.(7) Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati, sehingga ia tidak berbuah.(7) Ada pula benih yang jatuh di tengah semak berduri. Semak berduri itu tumbuh dan menghimpit tunas-tunas itu sehingga tidak berbuah.(7) Other seed [of the same kind] fell among thorn plants, and the thistles grew and pressed together and utterly choked and suffocated it, and it yielded no grain.(8) Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan suburnya dan berbuah, hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang seratus kali lipat."(8) Tetapi ada juga benih yang jatuh di tanah yang subur. Benih itu tumbuh, lalu menjadi besar lalu berbuah, ada yang tiga puluh, ada yang enam puluh, dan ada yang seratus kali lipat."(8) And other seed [of the same kind] fell into good (well-adapted) soil and brought forth grain, growing up and increasing, and yielded up to thirty times as much, and sixty times as much, and even a hundred times as much as had been sown.(9) Dan kata-Nya: "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"(9) Sesudah menceritakan perumpamaan itu, Yesus berkata, "Kalian punya telinga, dengarkan!"(9) And He said, He who has ears to hear, let him be hearing [and let him consider, and comprehend].(10) Ketika Ia sendirian, pengikut-pengikut-Nya dan kedua belas murid itu menanyakan Dia tentang perumpamaan itu.(10) Ketika Yesus sendirian, orang-orang yang sudah mendengar pengajaran-Nya datang kepada-Nya bersama-sama dengan kedua belas pengikut-Nya. Mereka minta Ia menerangkan arti perumpamaan itu.(10) And as soon as He was alone, those who were around Him, with the Twelve [apostles], began to ask Him about the parables.(11) Jawab-Nya: "Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan,(11) Maka Yesus berkata kepada mereka, "Kalian sudah diberi anugerah untuk mengetahui rahasia tentang bagaimana Allah memerintah. Tetapi orang-orang luar diajar dengan perumpamaan,(11) And He said to them, To you has been entrusted the mystery of the kingdom of God [that is, the secret counsels of God which are hidden from the ungodly]; but for those outside [ of our circle] everything becomes a parable,(12) supaya: Sekalipun melihat, mereka tidak menanggap, sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti, supaya mereka jangan berbalik dan mendapat ampun."(12) supaya 'Mereka akan terus memperhatikan tetapi tidak tahu apa yang terjadi, mereka akan terus mendengar, tetapi tidak mengerti, ini terjadi supaya mereka jangan melihat dan mengerti dan jangan datang kepada Allah dan Allah mengampuni mereka.'"(12) In order that they may [indeed] look and look but not see and perceive, and may hear and hear but not grasp and comprehend, lest haply they should turn again, and it [ their willful rejection of the truth] should be forgiven them.(13) Lalu Ia berkata kepada mereka: "Tidakkah kamu mengerti perumpamaan ini? Kalau demikian bagaimana kamu dapat memahami semua perumpamaan yang lain?(13) Kemudian Yesus berkata kepada mereka, "Kalau kalian tidak mengerti perumpamaan itu, bagaimana kalian dapat mengerti perumpamaan-perumpama yang lain?(13) And He said to them, Do you not discern and understand this parable? How then is it possible for you to discern and understand all the parables?(14) Penabur itu menaburkan firman.(14) Penabur itu adalah orang yang menyiarkan berita dari Allah.(14) The sower sows the Word.(15) Orang-orang yang di pinggir jalan, tempat firman itu ditaburkan, ialah mereka yang mendengar firman, lalu datanglah Iblis dan mengambil firman yang baru ditaburkan di dalam mereka.(15) Benih yang jatuh di jalan ibarat orang-orang yang mendengar kabar tentang bagaimana Allah memerintah. Begitu mendengar, Iblis datang dan mengambil apa yang sudah ditabur dalam hati mereka.(15) The ones along the path are those who have the Word sown [in their hearts], but when they hear, Satan comes at once and [by force] takes away the message which is sown in them.(16) Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu, ialah orang-orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira,(16) Benih yang jatuh di tempat berbatu-batu ibarat orang-orang yang mendengar kabar itu, dan langsung menerimanya dengan senang hati.(16) And in the same way the ones sown upon stony ground are those who, when they hear the Word, at once receive and accept and welcome it with joy;(17) tetapi mereka tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad.(17) Tetapi kabar itu tidak berakar dalam hati mereka, sehingga tidak tahan lama. Begitu mereka menderita kesusahan atau penganiayaan karena kabar itu, langsung mereka murtad.(17) And they have no real root in themselves, and so they endure for a little while; then when trouble or persecution arises on account of the Word, they immediately are offended (become displeased, indignant, resentful) and they stumble and fall away.(18) Dan yang lain ialah yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah yang mendengar firman itu,(18) Benih yang jatuh di tengah semak berduri itu ibarat orang-orang yang mendengar kabar itu,(18) And the ones sown among the thorns are others who hear the Word;(19) lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.(19) tetapi khawatir tentang hidup mereka dan ingin hidup mewah. Nafsu untuk berbagai hal masuk ke dalam hati mereka. Karena itu kabar dari Allah terhimpit di dalam hati mereka, sehingga tidak berbuah.(19) Then the cares and anxieties of the world and distractions of the age, and the pleasure and delight and false glamour and deceitfulness of riches, and the craving and passionate desire for other things creep in and choke and suffocate the Word, and it becomes fruitless.(20) Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat."(20) Dan benih yang jatuh di tanah yang subur itu ibarat orang-orang yang mendengar kabar itu dan menerimanya, mereka berbuah banyak, ada yang tiga puluh, ada yang enam puluh, dan ada yang seratus kali lipat hasilnya."(20) And those sown on the good (well-adapted) soil are the ones who hear the Word and receive and accept and welcome it and bear fruit--some thirty times as much as was sown, some sixty times as much, and some [even] a hundred times as much.)(21) Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian.(21) Selanjutnya Yesus berkata pula, "Pernahkah orang menyalakan lampu lalu menutupnya dengan tempayan, atau meletakkannya di bawah tempat tidur? Apakah ia tidak menaruh lampu itu pada kaki lampu?(21) And He said to them, Is the lamp brought in to be put under a peck measure or under a bed, and not [to be put] on the lampstand?(22) Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.(22) Tidak ada yang tersembunyi yang tidak akan kelihatan; dan tidak ada yang dirahasiakan yang tidak akan terbongkar.(22) [ Things are hidden temporarily only as a means to revelation.] For there is nothing hidden except to be revealed, nor is anything [temporarily] kept secret except in order that it may be made known.(23) Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"(23) Sebab itu, kalau punya telinga, dengarkan!"(23) If any man has ears to hear, let him be listening and let him perceive and comprehend.(24) Lalu Ia berkata lagi: "Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu.(24) Lalu Yesus berkata lagi, "Perhatikanlah apa yang kalian dengar ini! Ukuran yang kalian pakai untuk orang lain akan dipakai juga oleh Allah untuk kalian--dan bahkan lebih banyak lagi.(24) And He said to them, Be careful what you are hearing. The measure [of thought and study] you give [to the truth you hear] will be the measure [of virtue and knowledge] that comes back to you--and more [besides] will be given to you who hear.(25) Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya."(25) Sebab orang yang sudah mempunyai, akan diberi lebih banyak lagi; tetapi orang yang tidak mempunyai, sedikit yang masih ada padanya akan diambil juga."(25) For to him who has will more be given; and from him who has nothing, even what he has will be taken away [ by force],4)(26) Lalu kata Yesus: "Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah,(26) Yesus menyambung pembicaraan-Nya lagi, "Bila Allah memerintah sebagai Raja, keadaannya dapat diumpamakan seperti seorang yang menabur benih di ladangnya.(26) And He said, The kingdom of God is like a man who scatters seed upon the ground,(27) lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.(27) Malam hari ia tidur; siang hari ia bangun. Dan sementara itu benih-benih itu terus bertumbuh dan menjadi besar. Tetapi bagaimana caranya benih-benih itu tumbuh dan menjadi besar, orang itu tidak tahu.(27) And then continues sleeping and rising night and day while the seed sprouts and grows and increases--he knows not how.(28) Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.(28) Tanah itulah yang dengan sendirinya mengeluarkan hasil: mula-mula tangkainya, kemudian bulirnya, lalu buahnya.(28) The earth produces [acting] by itself--first the blade, then the ear, then the full grain in the ear.(29) Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba."(29) Dan kalau gandum itu sudah masak, orang itu pun mulailah menyabit karena sudah waktunya untuk menuai."(29) But when the grain is ripe and permits, immediately he sends forth [the reapers] and puts in the sickle, because the harvest stands ready.9)(30) Kata-Nya lagi: "Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya?(30) "Apabila Allah memerintah, dengan apa kita dapat membandingkannya?" tanya Yesus pula. "Contoh apakah yang dapat kita pakai untuk menerangkannya?(30) And He said, With what can we compare the kingdom of God, or what parable shall we use to illustrate and explain it?(31) Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.(31) Apabila Allah memerintah, keadaannya seperti perumpamaan ini: Sebuah biji sawi diambil seseorang lalu ditanam di tanah. Biji sawi adalah benih yang terkecil di dunia.(31) It is like a grain of mustard seed, which, when sown upon the ground, is the smallest of all seeds upon the earth;(32) Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya."(32) Tetapi kalau sudah tumbuh, ia menjadi yang terbesar di antara tanaman-tanaman. Cabang-cabangnya sedemikian rindang sehingga burung-burung dapat datang, dan membuat sarang di bawah naungannya."(32) Yet after it is sown, it grows up and becomes the greatest of all garden herbs and puts out large branches, so that the birds of the air are able to make nests and dwell in its shade.(33) Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka,(33) Begitulah Yesus mengajar orang dengan menggunakan banyak perumpamaan seperti itu, sejauh mereka dapat mengerti.(33) With many such parables [Jesus] spoke the Word to them, as they were able to hear and to comprehend and understand.(34) dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.(34) Yesus selalu memakai perumpamaan kalau Ia mengajar orang-orang itu. Tetapi kalau Ia sendiri dengan pengikut-pengikut-Nya, Ia menjelaskan semuanya kepada mereka.(34) He did not tell them anything without a parable; but privately to His disciples ( those who were peculiarly His own) He explained everything [fully].5)(35) Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."(35) Pada sore hari itu juga, Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Marilah kita berlayar ke seberang danau."(35) On that same day [when] evening had come, He said to them, Let us go over to the other side [of the lake].(36) Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia.(36) Maka Yesus naik ke perahu, dan pengikut-pengikut-Nya meninggalkan orang banyak di tepi danau, lalu naik ke perahu yang sama. Perahu-perahu lain ada juga di situ. Kemudian Yesus dan pengikut-pengikut-Nya mulai berlayar.(36) And leaving the throng, they took Him with them, [just] as He was, in the boat [in which He was sitting]. And other boats were with Him.(37) Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.(37) Tak lama kemudian datang angin keras. Ombak mulai memukul perahu dan masuk ke dalam sehingga perahu itu hampir penuh dengan air.(37) And a furious storm of wind [ of hurricane proportions] arose, and the waves kept beating into the boat, so that it was already becoming filled.(38) Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"(38) Di buritan perahu itu, Yesus sedang tidur dengan kepala-Nya di atas bantal. Pengikut-pengikut-Nya membangunkan Dia. Mereka berkata, "Bapak Guru, apakah Bapak tidak peduli, kita celaka?"(38) But He [Himself] was in the stern [of the boat], asleep on the [leather] cushion; and they awoke Him and said to Him, Master, do You not care that we are perishing?(39) Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.(39) Yesus bangun, lalu membentak angin itu, dan berkata kepada danau, "Diam, tenanglah!" Angin pun reda, dan danau menjadi sangat tenang.(39) And He arose and rebuked the wind and said to the sea, Hush now! Be still (muzzled)! And the wind ceased ( sank to rest as if exhausted by its beating) and there was [immediately] a great calm ( a perfect peacefulness).(40) Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"(40) Lalu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Mengapa kalian takut? Mengapa kalian tidak percaya kepada-Ku?"(40) He said to them, Why are you so timid and fearful? How is it that you have no faith (no firmly relying trust)?(41) Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"(41) Maka mereka menjadi takut dan berkata satu sama lain, "Siapakah sebenarnya orang ini, sampai angin dan ombak pun taat kepada-Nya."(41) And they were filled with great awe and feared exceedingly and said one to another, Who then is this, that even wind and sea obey Him?

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO              (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

MARKUS 5 (INDONESIAN), MARK 5

(download)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

 

 

 

 

 

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO            (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

5 

Terjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ English

5:1-20 = Yesus mengusir roh jahat dari orang Gerasa
(
(1) Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.(1) Kemudian Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sampai di seberang Danau Galilea, di daerah Gerasa.(1) THEY CAME to the other side of the sea to the region of the Gerasenes.(2) Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.(2) Begitu Yesus turun dari perahu, Ia didatangi seorang laki-laki yang keluar dari gua-gua kuburan.(2) And as soon as He got out of the boat, there met Him out of the tombs a man [under the power] of an unclean spirit.(3) Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,(3) Orang itu dikuasai roh jahat dan tinggal di kuburan-kuburan. Ia sudah tidak dapat diikat lagi; walaupun dengan rantai.(3) This man continually lived among the tombs, and no one could subdue him any more, even with a chain;(4) karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.(4) Sudah sering kaki dan tangannya dibelenggu, tetapi selalu rantai-rantai itu diputuskannya, dan besi pada kakinya dipatahkannya. Ia begitu kuat sehingga tidak seorang pun dapat menahannya.(4) For he had been bound often with shackles for the feet and handcuffs, but the handcuffs of [light] chains he wrenched apart, and the shackles he rubbed and ground together and broke in pieces; and no one had strength enough to restrain or tame him.(5) Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.(5) Siang malam ia berkeliaran di kuburan dan di bukit-bukit, sambil berteriak-teriak dan melukai badannya dengan batu.(5) Night and day among the tombs and on the mountains he was always shrieking and screaming and beating and bruising and cutting himself with stones.(6) Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya,(6) Ketika dari jauh ia melihat Yesus datang, ia berlari-lari lalu sujud di hadapan Yesus.(6) And when from a distance he saw Jesus, he ran and fell on his knees before Him in homage,(7) dan dengan keras ia berteriak: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!"(7) Dengan suara yang keras ia berteriak, "Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi! Akan Kauapakan saya ini? Demi Allah, saya mohon, janganlah menyiksa saya!"(7) And crying out with a loud voice, he said, What have You to do with me, Jesus, Son of the Most High God? [What is there in common between us?] I solemnly implore you by God, do not begin to torment me!(8) Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: "Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!"(8) 9orang itu berkata begitu sebab Yesus berkata kepadanya, "Roh jahat, keluarlah dari orang ini!")(8) For Jesus was commanding, Come out of the man, you unclean spirit!(9) Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: "Siapa namamu?" Jawabnya: "Namaku Legion, karena kami banyak."(9) Lalu Yesus bertanya kepadanya, "Siapakah namamu?" Orang itu menjawab, "Nama saya 'Legiun' --sebab kami ini banyak sekali!"(9) And He asked him, What is your name? He replied, My name is Legion, for we are many.(10) Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu.(10) Berulang kali ia minta dengan sangat supaya Yesus jangan menyuruh roh-roh jahat itu keluar dari daerah itu.(10) And he kept begging Him urgently not to send them [himself and the other demons] away out of that region.(11) Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan,(11) Dekat tempat itu ada banyak sekali babi yang sedang mencari makan di lereng bukit.(11) Now a great herd of hogs was grazing there on the hillside.(12) lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: "Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!"(12) Roh-roh jahat itu memohon kepada Yesus, "Suruhlah kami masuk ke dalam babi-babi itu."(12) And the demons begged Him, saying, Send us to the hogs, that we may go into them!(13) Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya.(13) Dan Yesus setuju. Jadi, roh-roh jahat itu keluar dari orang itu lalu masuk ke dalam babi-babi itu. Seluruh kawanan babi itu lari dan terjun dari pinggir jurang ke dalam danau lalu tenggelam--semuanya ada kira-kira dua ribu babi.(13) So He gave them permission. And the unclean spirits came out [of the man] and entered into the hogs; and the herd, numbering about 2,000, rushed headlong down the steep slope into the sea and were drowned in the sea.(14) Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan menceriterakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa yang terjadi.(14) Penjaga-penjaga babi itu lari, dan menyiarkan kabar itu di kota dan di desa sekitarnya. Lalu orang-orang keluar untuk melihat apa yang telah terjadi.(14) The hog feeders ran away, and told [it] in the town and in the country. And [the people] came to see what it was that had taken place.(15) Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.(15) Mereka datang kepada Yesus, lalu melihat orang yang tadinya kemasukan roh jahat itu, sedang duduk di situ. Ia sudah berpakaian, dan pikirannya juga sudah waras. Maka mereka semua menjadi takut.(15) And they came to Jesus and looked intently and searchingly at the man who had been a demoniac, sitting there, clothed and in his right mind, [the same man] who had had the legion [of demons]; and they were seized with alarm and struck with fear.(16) Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan tentang babi-babi itu.(16) Orang-orang yang telah menyaksikan sendiri kejadian tentang orang itu dan babi-babi itu menceritakan apa yang telah terjadi.(16) And those who had seen it related in full what had happened to the man possessed by demons and to the hogs.(17) Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.(17) Lalu penduduk daerah itu minta supaya Yesus meninggalkan daerah itu.(17) And they began to beg [Jesus] to leave their neighborhood.(18) Pada waktu Yesus naik lagi ke dalam perahu, orang yang tadinya kerasukan setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Dia.(18) Waktu Yesus naik ke dalam perahu, orang yang tadinya dikuasai roh jahat itu minta kepada Yesus, supaya boleh ikut.(18) And when He had stepped into the boat, the man who had been controlled by the unclean spirits kept begging Him that he might be with Him.(19) Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: "Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!"(19) Tetapi Yesus tidak setuju, kata-Nya, "Pulanglah dan beritahukan kepada sanak saudaramu apa yang sudah dilakukan Tuhan untukmu dan betapa baiknya Ia terhadapmu!"(19) But Jesus refused to permit him, but said to him, Go home to your own [family and relatives and friends] and bring back word to them of how much the Lord has done for you, and [how He has] had sympathy for you and mercy on you.(20) Orang itupun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran.(20) Orang itu pun pergi, dan mulai menceritakan di daerah Sepuluh Kota apa yang telah diperbuat Yesus kepadanya. Semua orang heran mendengarnya.(20) And he departed and began to publicly proclaim in Decapolis [the region of the ten cities] how much Jesus had done for him, and all the people were astonished and marveled.56)(21) Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,(21) Yesus kembali lagi ke seberang danau. Di tepi danau itu, banyak orang datang berkerumun di sekeliling Yesus.(21) And when Jesus had recrossed in the boat to the other side, a great throng gathered about Him, and He was at the lakeshore.(22) datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya(22) Datanglah seorang yang bernama Yairus. Ia adalah seorang pemimpin rumah ibadat di kota itu. Ketika ia melihat Yesus, ia sujud di depan-Nya,(22) Then one of the rulers of the synagogue came up, Jairus by name; and seeing Him, he prostrated himself at His feet(23) dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."(23) dan minta dengan sangat, "Pak, anak perempuan saya sakit parah. Sudilah datang untuk menjamahnya, supaya ia sembuh dan jangan mati!"(23) And begged Him earnestly, saying, My little daughter is at the point of death. Come and lay Your hands on her, so that she may be healed and live.(24) Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.(24) Maka Yesus pun pergi bersama Yairus. Banyak orang mengikuti Dia dan mendesak-Nya dari semua jurusan.(24) And Jesus went with him; and a great crowd kept following Him and pressed Him from all sides [so as almost to suffocate Him].(25) Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.(25) Di antaranya ada pula seorang wanita yang telah dua belas tahun sakit pendarahan yang berhubungan dengan haidnya.(25) And there was a woman who had had a flow of blood for twelve years,(26) Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.(26) Semua kekayaannya sudah habis dipakai untuk membayar dokter-dokter, tetapi tidak ada yang dapat menyembuhkannya, malahan penyakitnya terus bertambah parah.(26) And who had endured much suffering under [the hands of] many physicians and had spent all that she had, and was no better but instead grew worse.(27) Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.(27) Wanita itu sudah mendengar banyak tentang Yesus. Maka di tengah-tengah orang banyak itu, ia mendekati Yesus dari belakang,(27) She had heard the reports concerning Jesus, and she came up behind Him in the throng and touched His garment,(28) Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."(28) karena ia berpikir, "Asal saja saya menyentuh jubah-Nya, saya akan sembuh!"(28) For she kept saying, If I only touch His garments, I shall be restored to health.(29) Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.(29) Ia menyentuh jubah Yesus, dan seketika itu juga pendarahannya berhenti. Ia merasa bahwa ia sudah sembuh.(29) And immediately her flow of blood was dried up at the source, and [ suddenly] she felt in her body that she was healed of her [ distressing] ailment.(30) Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: "Siapa yang menjamah jubah-Ku?"(30) Pada saat itu juga Yesus merasa bahwa ada kekuatan yang keluar dari diri-Nya. Maka Ia menoleh kepada orang banyak itu dan bertanya, "Siapa yang menyentuh jubah-Ku?"(30) And Jesus, recognizing in Himself that the power proceeding from Him had gone forth, turned around immediately in the crowd and said, Who touched My clothes?(31) Murid-murid-Nya menjawab: "Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?"(31) Pengikut-pengikut-Nya berkata, "Bapak lihat sendiri ada begitu banyak orang yang berdesak-desakan. Dan Bapak masih bertanya, siapa yang menyentuh Bapak?"(31) And the disciples kept saying to Him, You see the crowd pressing hard around You from all sides, and You ask, Who touched Me?(32) Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu.(32) Tetapi Yesus terus saja melihat ke sekeliling-Nya untuk mencari orang yang telah menyentuh-Nya.(32) Still He kept looking around to see her who had done it.(33) Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.(33) Wanita itu yang tahu apa yang telah terjadi dengan dirinya, dengan gemetar dan ketakutan sujud di depan Yesus dan mengakui semuanya.(33) But the woman, knowing what had been done for her, though alarmed and frightened and trembling, fell down before Him and told Him the whole truth.(34) Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"(34) Lalu Yesus berkata kepada wanita itu, "Anak-Ku, karena engkau percaya kepada-Ku, engkau sembuh! Pergilah dengan selamat. Engkau sudah sehat sama sekali!"(34) And He said to her, Daughter, your faith (your trust and confidence in Me, springing from faith in God) has restored you to health. Go in (into) peace and be continually healed and freed from your [ distressing bodily] disease.(35) Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"(35) Sementara Yesus masih berbicara, beberapa pesuruh datang dari rumah Yairus. "Putri Tuan sudah meninggal," kata mereka kepada Yairus. "Tak usah Tuan menyusahkan Bapak Guru lagi."(35) While He was still speaking, there came some from the ruler's house, who said [to Jairus], Your daughter has died. Why bother and distress the Teacher any further?(36) Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya saja!"(36) Tanpa mempedulikan apa yang dikatakan orang-orang itu, Yesus berkata kepada Yairus, "Jangan takut, percaya saja!"(36) Overhearing but ignoring what they said, Jesus said to the ruler of the synagogue, Do not be seized with alarm and struck with fear; only keep on believing.(37) Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.(37) Lalu Yesus berjalan terus, tetapi Dia tidak mengizinkan seorang pun mengikuti-Nya, kecuali Petrus serta Yakobus dan Yohanes bersaudara.(37) And He permitted no one to accompany Him except Peter and James and John the brother of James.(38) Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.(38) Ketika mereka tiba di rumah Yairus, Yesus melihat keadaan hiruk-pikuk, dan mendengar tangisan dan ratapan yang keras.(38) When they arrived at the house of the ruler of the synagogue, He looked [carefully and with understanding] at [the] tumult and the people weeping and wailing loudly.(39) Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: "Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"(39) Lalu Yesus masuk dan berkata kepada mereka, "Mengapa ribut-ribut dan menangis? Anak itu tidak mati; ia hanya tidur!"(39) And when He had gone in, He said to them, Why do you make an uproar and weep? The little girl is not dead but is sleeping.(40) Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.(40) Mereka menertawakan Yesus. Maka Ia menyuruh mereka semua keluar. Lalu Ia membawa ibu bapak anak itu dan ketiga pengikut-Nya masuk ke dalam kamar anak itu.(40) And they laughed and jeered at Him. But He put them all out, and, taking the child's father and mother and those who were with Him, He went in where the little girl was lying.(41) Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"(41) Yesus memegang tangan anak itu lalu berkata kepadanya, "Talita kum," yang berarti, "Anak perempuan, Aku berkata kepadamu: bangun!"(41) Gripping her [firmly] by the hand, He said to her, Talitha cumi--which translated is, Little girl, I say to you, arise [ from the sleep of death]!(42) Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.(42) Anak gadis itu segera bangun, dan berjalan. (Umurnya sudah dua belas tahun.) Semua yang menyaksikan kejadian itu sangat kagum!(42) And instantly the girl got up and started walking around--for she was twelve years old. And they were utterly astonished and overcome with amazement.(43) Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.(43) Tetapi Yesus dengan keras melarang mereka memberitahukan hal itu kepada siapa pun. Lalu kata-Nya, "Berilah anak itu makan."(43) And He strictly commanded and warned them that no one should know this, and He [ expressly] told them to give her [something] to eat.

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO            (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

MARKUS 6 (INDONESIAN), MARK 6

(download)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO        (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

6 

Terjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ English

6:1-6 = Yesus ditolak di Nazaret
)(1) Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia.(1) Dari tempat itu, Yesus pulang bersama-sama dengan pengikut-pengikut-Nya ke kampung halaman-Nya.(1) JESUS WENT away from there and came to His [own] country and hometown [Nazareth], and His disciples followed [with] Him.(2) Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?(2) Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat. Ada banyak orang di situ. Waktu orang-orang itu mendengar pengajaran Yesus, mereka heran sekali. Mereka berkata, "Dari mana orang ini mendapat semuanya itu? Kebijaksanaan macam apakah ini yang ada pada-Nya? Bagaimanakah Ia dapat mengadakan keajaiban?(2) And on the Sabbath He began to teach in the synagogue; and many who listened to Him were utterly astonished, saying, Where did this Man acquire all this? What is the wisdom [the broad and full intelligence which has been] given to Him? What mighty works and exhibitions of power are wrought by His hands!(3) Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.(3) Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, dan saudara dari Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Ya, saudara-saudara perempuan-Nya pun ada tinggal di sini juga." Karena itu mereka menolak Dia.(3) Is not this the Carpenter, the son of Mary and the brother of James and Joses and Judas and Simon? And are not His sisters here among us? And they took offense at Him and were hurt [that is, they disapproved of Him, and it hindered them from acknowledging His authority] and they were caused to stumble and fall.(4) Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya."(4) Lalu Yesus berkata kepada mereka, "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di kampung halamannya, dan di antara sanak saudaranya dan keluarganya."(4) But Jesus said to them, A prophet is not without honor (deference, reverence) except in his [own] country and among [his] relatives and in his [own] house.(5) Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.(5) Di tempat itu Yesus tidak dapat membuat sesuatu keajaiban pun, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya ke atas mereka.(5) And He was not able to do even one work of power there, except that He laid His hands on a few sickly people [and] cured them.6)(6) Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (6-6b) Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.(6) Ia heran mereka tidak percaya. Kemudian Yesus pergi ke kampung-kampung di sekitar itu, dan mengajar.(6) And He marveled because of their unbelief (their lack of faith in Him). And He went about among the surrounding villages and continued teaching.(7) Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat,(7) Ia memanggil kedua belas pengikut-Nya, lalu mengutus mereka berdua-dua dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat.(7) And He called to Him the Twelve [apostles] and began to send them out [as His ambassadors] two by two and gave them authority and power over the unclean spirits.(8) dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan,(8) Ia memberi petunjuk ini kepada mereka, "Janganlah membawa apa-apa untuk perjalananmu, kecuali tongkat. Jangan membawa makanan atau kantong sedekah, ataupun uang.(8) He charged them to take nothing for their journey except a walking stick--no bread, no wallet for a collection bag, no money in their belts (girdles, purses)--(9) boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju.(9) Pakailah sepatu, tetapi jangan membawa dua helai baju."(9) But to go with sandals on their feet and not to put on two tunics (undergarments).(10) Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: "Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu.(10) Ia juga berkata, "Kalau kalian masuk ke suatu rumah, tinggallah di situ sampai kalian meninggalkan kota itu.(10) And He told them, Wherever you go into a house, stay there until you leave that place.(11) Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka."(11) Tetapi kalau kalian sampai di suatu tempat, dan orang-orang di situ tidak mau menerima dan mendengar kalian, tinggalkanlah tempat itu. Dan kebaskanlah debu dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka!"(11) And if any community will not receive and accept and welcome you, and they refuse to listen to you, when you depart, shake off the dust that is on your feet, for a testimony against them. Truly I tell you, it will be more tolerable for Sodom and Gomorrah in the judgment day than for that town.(12) Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat,(12) Maka kedua belas pengikut Yesus itu berangkat. Mereka pergi menyiarkan berita bahwa manusia harus bertobat dari dosa-dosanya.(12) So they went out and preached that men should repent [ that they should change their minds for the better and heartily amend their ways, with abhorrence of their past sins].(13) dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.(13) Pengikut-pengikut Yesus itu mengusir banyak roh jahat, mengoleskan minyak zaitun pada orang sakit dan menyembuhkan mereka.(13) And they drove out many unclean spirits and anointed with oil many who were sick and cured them.6)(14) Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."(14) Berita-berita tentang semua kejadian itu sampai juga pada Raja Herodes, sebab nama Yesus sudah terkenal di mana-mana. Ada orang yang berkata, "Yohanes Pembaptis sudah hidup kembali! Itulah sebabnya Ia mempunyai kuasa melakukan keajaiban itu."(14) King Herod heard of it, for [Jesus'] name had become well known. He and they [of his court] said, John the Baptist has been raised from the dead; that is why these mighty powers [ of performing miracles] are at work in Him.(15) Yang lain mengatakan: "Dia itu Elia!" Yang lain lagi mengatakan: "Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu."(15) Tetapi orang-orang lain berkata, "Dia Elia." Ada pula yang berkata, "Dia nabi, seperti salah seorang nabi zaman dahulu."(15) [But] others kept saying, It is Elijah! And others said, It is a prophet, like one of the prophets [of old].(16) Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: "Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi."(16) Ketika Herodes mendengar itu, ia berkata, "Pasti ini Yohanes Pembaptis yang dahulu sudah kusuruh pancung kepalanya. Sekarang ia sudah hidup kembali!"(16) But when Herod heard [of it], he said, [ This very] John, whom I beheaded, has been raised [from the dead].(17) Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.(17) Sebab sebelum itu Herodes telah menyuruh orang menangkap Yohanes, dan memasukkannya ke dalam penjara. Herodes berbuat begitu karena soal Herodias, istri saudaranya sendiri, yaitu Filipus. Sebab Herodes sudah mengawini Herodias,(17) For [this] Herod himself had sent and seized John and bound him in prison for the sake of Herodias, his brother Philip's wife, because he [Herod] had married her.(18) Karena Yohanes pernah menegor Herodes: "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"(18) dan mengenai hal itu Yohanes sudah berulang-ulang menegur Herodes begini, "Tidak boleh engkau kawin dengan istri saudaramu itu!"(18) For John had told Herod, It is not lawful and you have no right to have your brother's wife.(19) Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat,(19) Itulah sebabnya Herodias dendam kepada Yohanes dan ingin membunuh Yohanes, tetapi ia tidak dapat melakukan hal itu, karena dihalang-halangi oleh Herodes.(19) And Herodias was angry (enraged) with him and held a grudge against him and wanted to kill him; but she could not,(20) sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.(20) Sebab Herodes telah menyuruh orang menjaga baik-baik keselamatan Yohanes di penjara, karena ia takut kepada Yohanes. Ia tahu Yohanes seorang yang baik yang diutus oleh Allah. Dan memang kalau Yohanes berbicara, Herodes suka juga mendengarkannya, meskipun ia menjadi gelisah sekali karenanya.(20) For Herod had [ a reverential] fear of John, knowing that he was a righteous and holy man, and [continually] kept him safe [ under guard]. When he heard, he was much perplexed; and [yet] he heard him gladly.(21) Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.(21) Akhirnya Herodias mendapat kesempatan pada hari ulang tahun Herodes. Ketika itu Herodes mengadakan pesta untuk semua pejabat tinggi kerajaan, perwira-perwira dan tokoh-tokoh masyarakat Galilea.(21) But an opportune time came [for Herodias] when Herod on his birthday gave a banquet for his nobles and the high military commanders and chief men of Galilee.(22) Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan hati Herodes dan tamu-tamunya. Raja berkata kepada gadis itu: "Minta dari padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!",(22) Di pesta itu anak gadis Herodias menari, dan tariannya itu sangat menyenangkan hati Herodes serta tamu-tamunya. Maka Herodes berkata kepada gadis itu, "Engkau suka apa, minta saja. Aku akan memberikannya kepadamu!"(22) For when the daughter of Herodias herself came in and danced, she pleased and fascinated Herod and his guests; and the king said to the girl, Ask me for whatever you desire, and I will give it to you.(23) lalu bersumpah kepadanya: "Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!"(23) Lalu Herodes berjanji kepada gadis itu dengan sumpah. Herodes berkata, "Apa saja yang engkau minta akan kuberikan, bahkan separuh dari kerajaanku sekalipun!"(23) And he put himself under oath to her, Whatever you ask me, I will give it to you, even to the half of my kingdom.(24) Anak itu pergi dan menanyakan ibunya: "Apa yang harus kuminta?" Jawabnya: "Kepala Yohanes Pembaptis!"(24) Maka gadis itu keluar dan bertanya kepada ibunya, "Ibu, apa sebaiknya yang harus saya minta?" Ibunya menjawab, "Mintalah kepala Yohanes Pembaptis."(24) Then she left the room and said to her mother, What shall I ask for [myself]? And she replied, The head of John the Baptist!(25) Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: "Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!"(25) Gadis itu segera kembali kepada Herodes dan berkata, "Saya minta kepala Yohanes Pembaptis diberikan kepada saya sekarang ini juga di atas sebuah baki!"(25) And she rushed back instantly to the king and requested, saying, I wish you to give me right now the head of John the Baptist on a platter.(26) Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya.(26) Mendengar permintaan itu Herodes sangat sedih. Tetapi ia tidak dapat menolak permintaan itu karena ia sudah bersumpah di hadapan para tamunya.(26) And the king was deeply pained and grieved and exceedingly sorry, but because of his oaths and his guests, he did not want to slight her [by breaking faith with her].(27) Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara.(27) Jadi ia langsung memerintahkan seorang pengawalnya mengambil kepala Yohanes Pembaptis. Maka prajurit itu pergi ke penjara, lalu memancung kepala Yohanes.(27) And immediately the king sent off one [of the soldiers] of his bodyguard and gave him orders to bring [John's] head. He went and beheaded him in the prison(28) Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya.(28) Kemudian ia membawa kepala itu di atas baki dan menyerahkannya kepada gadis itu. Dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya.(28) And brought his head on a platter and handed it to the girl, and the girl gave it to her mother.(29) Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan.(29) Ketika pengikut-pengikut Yohanes mendengar hal itu, mereka pergi mengambil jenazah Yohanes, lalu menguburkannya.(29) When his disciples learned of it, they came and took [John's] body and laid it in a tomb.3)(30) Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.(30) Rasul-rasul yang diutus oleh Yesus itu kemudian kembali lagi, dan berkumpul dengan Yesus. Mereka melaporkan kepada-Nya semua yang telah mereka perbuat dan ajarkan.(30) The apostles [sent out as missionaries] came back and gathered together to Jesus, and told Him all that they had done and taught.(31) Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.(31) Banyak sekali orang yang datang dan pergi, sehingga untuk makan pun Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tidak sempat. Sebab itu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, di mana kita bisa sendirian dan kalian dapat beristirahat sebentar."(31) And He said to them, [ As for you] come away by yourselves to a deserted place, and rest a while--for many were [continually] coming and going, and they had not even leisure enough to eat.(32) Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi.(32) Maka mereka pun berangkat dengan perahu menuju ke tempat yang sunyi.(32) And they went away in a boat to a solitary place by themselves.(33) Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka.(33) Tetapi banyak orang sudah melihat mereka meninggalkan tempat itu, dan tahu siapa mereka. Jadi, dari semua kota di wilayah itu, orang-orang berlari-lari melalui jalan darat mendahului Yesus dan pengikut-pengikut-Nya.(33) Now many [people] saw them going and recognized them, and they ran there on foot from all the surrounding towns, and they got there ahead [of those in the boat].(34) Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.(34) Ketika Yesus turun dari perahu, Ia melihat orang banyak. Ia kasihan kepada mereka, sebab mereka seperti domba yang tidak punya gembala. Maka Ia pun mulai mengajarkan banyak hal kepada mereka.(34) As Jesus landed, He saw a great crowd waiting, and He was moved with compassion for them, because they were like sheep without a shepherd; and He began to teach them many things.(35) Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam.(35) Ketika sudah petang, pengikut-pengikut Yesus berkata kepada-Nya, "Sudah hampir malam dan tempat ini terpencil.(35) And when the day was already far gone, His disciples came to Him and said, This is a desolate and isolated place, and the hour is now late.(36) Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini."(36) Lebih baik Bapak menyuruh orang-orang ini pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan kampung-kampung di sekitar ini."(36) Send the crowds away to go into the country and villages round about and buy themselves something to eat.(37) Tetapi jawab-Nya: "Kamu harus memberi mereka makan!" Kata mereka kepada-Nya: "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?"(37) Tetapi Yesus menjawab, "Kalian saja memberi mereka makan." "Wah, apakah kami harus pergi membeli roti seharga dua ratus uang perak untuk memberi makan orang-orang ini?" begitu kata pengikut-pengikut Yesus itu.(37) But He replied to them, Give them something to eat yourselves. And they said to Him, Shall we go and buy 200 denarii [about forty dollars] worth of bread and give it to them to eat? [II Kings 4:42-44.](38) Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan."(38) Lalu tanya Yesus, "Ada berapa roti pada kalian? Coba pergi lihat." Sesudah mereka pergi melihat, mereka berkata, "Ada lima roti dan ada dua ikan juga."(38) And He said to them, How many loaves do you have? Go and see. And when they [had looked and] knew, they said, Five [loaves] and two fish.(39) Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau.(39) Lalu Yesus menyuruh semua orang itu duduk berkelompok-kelompok di rumput yang hijau.(39) Then He commanded the people all to recline on the green grass by companies.(40) Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang.(40) Orang-orang itu pun duduk dengan teratur, berkelompok-kelompok. Ada yang seratus orang sekelompok, dan ada juga yang lima puluh orang sekelompok.(40) So they threw themselves down in ranks of hundreds and fifties [with the regularity of an arrangement of beds of herbs, looking like so many garden plots].(41) Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka.(41) Kemudian Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu, lalu menengadah ke langit dan mengucap terima kasih kepada Allah. Sesudah itu, Ia membelah-belah roti itu dengan tangan-Nya dan memberikannya kepada pengikut-pengikut-Nya untuk dibagi-bagikan kepada orang banyak itu. Dan dua ikan itu dibagi-bagikan juga kepada mereka semua.(41) And taking the five loaves and two fish, He looked up to heaven and, praising God, gave thanks and broke the loaves and kept on giving them to the disciples to set before the people; and He [also] divided the two fish among [them] all.(42) Dan mereka semuanya makan sampai kenyang.(42) Mereka makan sampai kenyang.(42) And they all ate and were satisfied.(43) Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul penuh, selain dari pada sisa-sisa ikan.(43) Kemudian kelebihan makanan itu dikumpulkan oleh pengikut-pengikut Yesus--semuanya ada dua belas bakul penuh.(43) And they took up twelve [ small hand] baskets full of broken pieces [from the loaves] and of the fish.(44) Yang ikut makan roti itu ada lima ribu orang laki-laki.(44) Orang laki-laki yang makan roti itu ada kira-kira lima ribu.(44) And those who ate the loaves were 5,000 men.6)(45) Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan berangkat lebih dulu ke seberang, ke Betsaida, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.(45) Sesudah itu Yesus segera menyuruh pengikut-pengikut-Nya berangkat dengan perahu mendahului Dia ke Betsaida di seberang danau, sementara Ia menyuruh orang banyak itu pulang.(45) And at once He insisted that the disciples get into the boat and go ahead of Him to the other side to Bethsaida, while He was sending the throng away.(46) Setelah Ia berpisah dari mereka, Ia pergi ke bukit untuk berdoa.(46) Setelah melepaskan orang banyak itu, Yesus pergi ke bukit untuk berdoa.(46) And after He had taken leave of them, He went off into the hills to pray.(47) Ketika hari sudah malam perahu itu sudah di tengah danau, sedang Yesus tinggal sendirian di darat.(47) Ketika sudah malam, perahu pengikut-pengikut Yesus telah berada di tengah-tengah danau, sedangkan Yesus masih berada di darat.(47) Now when evening had come, the boat was out in the middle of the lake, and He was by Himself on the land.(48) Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka.(48) Ia melihat mereka bersusah payah mendayung perahu itu karena angin berlawanan arah dengan perahu. Sebab itu, kira-kira antara pukul tiga dan pukul enam pagi, Ia datang kepada mereka berjalan di atas air. Dan Ia berjalan terus seolah-olah akan melewati mereka.(48) And having seen that they were troubled and tormented in [their] rowing, for the wind was against them, about the fourth watch of the night [between 3:00-6:00 a.m.] He came to them, walking [directly] on the sea. And He acted as if He meant to pass by them,(49) Ketika mereka melihat Dia berjalan di atas air, mereka mengira bahwa Ia adalah hantu, lalu mereka berteriak-teriak,(49) Waktu mereka melihat bahwa Ia berjalan di atas air, mereka mengira Dia hantu,(49) But when they saw Him walking on the sea they thought it was a ghost, and raised a [deep, throaty] shriek of terror.(50) sebab mereka semua melihat Dia dan merekapun sangat terkejut. Tetapi segera Ia berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"(50) sehingga mereka menjerit-jerit ketakutan. Sebab mereka semuanya melihat Dia dan mereka sangat terkejut. Tetapi langsung Yesus berbicara kepada mereka, "Tenanglah! Aku Yesus. Jangan takut!"(50) For they all saw Him and were agitated (troubled and filled with fear and dread). But immediately He talked with them and said, Take heart! I AM! Stop being alarmed and afraid.(51) Lalu Ia naik ke perahu mendapatkan mereka, dan anginpun redalah. Mereka sangat tercengang dan bingung,(51) Lalu Ia naik ke perahu mereka, dan angin pun reda. Pengikut-pengikut Yesus heran sekali.(51) And He went up into the boat with them, and the wind ceased ( sank to rest as if exhausted by its own beating). And they were astonished exceedingly [beyond measure],(52) sebab sesudah peristiwa roti itu mereka belum juga mengerti, dan hati mereka tetap degil.(52) Keajaiban dengan lima buah roti itu belum lagi dipahami oleh mereka. Sukar bagi mereka untuk mengerti.(52) For they failed to consider or understand [the teaching and meaning of the miracle of] the loaves; [in fact] their hearts had grown callous [had become dull and had lost the power of understanding].6)(53) Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.(53) Waktu tiba di seberang danau, mereka berlabuh di pantai Genesaret.(53) And when they had crossed over, they reached the land of Gennesaret and came to [anchor at] the shore.(54) Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.(54) Ketika mereka keluar dari perahu, orang-orang melihat bahwa yang datang itu Yesus.(54) As soon as they got out of the boat, [the people] recognized Him,(55) Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.(55) Lalu mereka berlari-lari ke mana-mana di seluruh wilayah itu, dan mulai membawa orang-orang sakit di atas tikar kepada Yesus. Kalau mereka mendengar bahwa Yesus berada di suatu tempat, mereka membawa orang-orang sakit ke sana.(55) And they ran about the whole countryside, and began to carry around sick people on their sleeping pads or mats to any place where they heard that He was.(56) Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.(56) Di mana saja Yesus datang--baik di kampung, di kota atau di desa--di situ orang selalu datang dan menaruh orang-orang sakit mereka di alun-alun. Lalu mereka minta dengan sangat supaya orang-orang sakit itu diizinkan menyentuh jubah Yesus, biar hanya ujungnya. Semua yang menyentuhnya, menjadi sembuh.(56) And wherever He came into villages or cities or the country, they would lay the sick in the marketplaces and beg Him that they might touch even the fringe of His outer garment, and as many as touched Him were restored to health.

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO        (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

MARKUS 7 (INDONESIAN), MARK 7

(download)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO   (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

7

 Terjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ English

7:1-23 = Perintah Allah dan adat istiadat Yahudi
(1) Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.(1) Sekelompok orang Farisi dan beberapa guru agama dari Yerusalem, datang kepada Yesus.(1) NOW THERE gathered together to [Jesus] the Pharisees and some of the scribes who had come from Jerusalem,(2) Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh.(2) Mereka melihat beberapa pengikut Yesus makan dengan tangan yang tidak bersih secara agama, yaitu tanpa terlebih dahulu mencuci tangan menurut peraturan agama.(2) For they had seen that some of His disciples ate with common hands, that is, unwashed [with hands defiled and unhallowed, because they had not given them a ceremonial washing]--(3) Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka;(3) Orang-orang Farisi, begitu juga semua orang Yahudi, setia sekali mengikuti adat istiadat nenek moyang mereka. Mereka tidak akan makan, sebelum mencuci tangan menurut cara-cara tertentu.(3) For the Pharisees and all of the Jews do not eat unless [merely for ceremonial reasons] they wash their hands [diligently up to the elbow] with clenched fist, adhering [carefully and faithfully] to the tradition of [practices and customs handed down to them by] their forefathers [to be observed].(4) dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga.(4) Apa yang dibeli di pasar tidak akan dimakan, sebelum dicuci terlebih dahulu. Dan banyak peraturan lain dari nenek moyang mereka yang mereka pegang teguh; seperti misalnya peraturan mencuci gelas, mangkuk, dan perkakas-perkakas tembaga.(4) And [when they come] from the marketplace, they do not eat unless they purify themselves; and there are many other traditions [oral, man-made laws handed down to them, which they observe faithfully and diligently, such as], the washing of cups and wooden pitchers and widemouthed jugs and utensils of copper and beds--(5) Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya: "Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?"(5) Sebab itu orang-orang Farisi dan guru-guru agama itu bertanya kepada Yesus, "Mengapa pengikut-pengikut-Mu itu makan dengan tangan yang tidak dicuci? Apa sebab mereka tidak menuruti adat istiadat nenek moyang kita?"(5) And the Pharisees and scribes kept asking [Jesus], Why do Your disciples not order their way of living according to the tradition handed down by the forefathers [to be observed], but eat with hands unwashed and ceremonially not purified?(6) Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.(6) Yesus menjawab, "Kalian orang-orang munafik! Tepat sekali apa yang dinubuatkan Yesaya tentang kalian, yaitu, 'Begini kata Allah, Orang-orang itu hanya menyembah Aku dengan kata-kata, tetapi hati mereka jauh dari Aku.(6) But He said to them, Excellently and truly [ so that there will be no room for blame] did Isaiah prophesy of you, the pretenders and hypocrites, as it stands written: These people [constantly] honor Me with their lips, but their hearts hold off and are far distant from Me.(7) Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.(7) Percuma mereka menyembah Aku, sebab peraturan manusia mereka ajarkan seolah-olah itu peraturan-Ku!'(7) In vain (fruitlessly and without profit) do they worship Me, ordering and teaching [to be obeyed] as doctrines the commandments and precepts of men.(8) Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."(8) Perintah-perintah Allah kalian abaikan, dan peraturan-peraturan manusia kalian pegang kuat-kuat."(8) You disregard and give up and ask to depart from you the commandment of God and cling to the tradition of men [keeping it carefully and faithfully].(9) Yesus berkata pula kepada mereka: "Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.(9) Lalu Yesus berkata lagi, "Kalian pandai sekali menolak perintah Allah supaya dapat mempertahankan ajaran sendiri.(9) And He said to them, You have a fine way of rejecting [thus thwarting and nullifying and doing away with] the commandment of God in order to keep your tradition (your own human regulations)!(10) Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.(10) Musa sudah memberi perintah ini, 'Hormatilah ayah dan ibumu,' dan 'Barangsiapa mengata-ngatai ayah ibunya, harus dihukum mati.'(10) For Moses said, Honor (revere with tenderness of feeling and deference) your father and your mother, and, He who curses or reviles or speaks evil of or abuses or treats improperly his father or mother, let him surely die.(11) Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban--yaitu persembahan kepada Allah--,(11) Tetapi kalian mengajarkan: Kalau orang berkata kepada orang tuanya, 'Apa yang seharusnya saya berikan kepada ayah dan ibu, sudah saya persembahkan kepada Allah,'(11) But [as for you] you say, A man is exempt if he tells [his] father or [his] mother, What you would otherwise have gained from me [everything I have that would have been of use to you] is Corban, that is, is a gift [already given as an offering to God],(12) maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya.(12) maka kalian membebaskan orang itu dari kewajibannya menolong ayah ibunya.(12) Then you no longer are permitting him to do anything for [his] father or mother [but are letting him off from helping them].(13) Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."(13) Jadi dengan ajaranmu sendiri yang kalian berikan kepada orang-orang, kalian meniadakan perkataan Allah. Masih banyak hal seperti ini yang kalian lakukan."(13) Thus you are nullifying and making void and of no effect [the authority of] the Word of God through your tradition, which you [in turn] hand on. And many things of this kind you are doing.(14) Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: "Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah.(14) Lalu Yesus memanggil orang banyak itu sekali lagi dan berkata kepada mereka, "Dengarlah supaya mengerti!(14) And He called the people to [Him] again and said to them, Listen to Me, all of you, and understand [what I say].(15) Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya."(15) Tidak ada sesuatu dari luar yang masuk ke dalam orang yang dapat membuat orang itu najis. Sebaliknya, yang keluar dari seseorang, itulah yang membuat dia najis.(15) There is not [even] one thing outside a man which by going into him can pollute and defile him; but the things which come out of a man are what defile him and make him unhallowed and unclean.(16) (Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!)(16) (Jadi, kalau punya telinga, dengarkan.)"(16) If any man has ears to hear, let him be listening [and let him perceive and comprehend by hearing].(17) Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu.(17) Ketika Yesus meninggalkan orang banyak itu dan masuk rumah, pengikut-pengikut-Nya bertanya kepada-Nya tentang maksud perumpamaan itu.(17) And when He had left the crowd and had gone into the house, His disciples began asking Him about the parable.(18) Maka jawab-Nya: "Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya,(18) Maka Yesus berkata kepada mereka, "Apakah kalian belum juga mengerti? Apakah kalian tidak bisa mengerti bahwa yang masuk ke dalam seseorang tidak bisa membuat orang itu najis?(18) And He said to them, Then are you also unintelligent and dull and without understanding? Do you not discern and see that whatever goes into a man from the outside cannot make him unhallowed or unclean,(19) karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.(19) Sebab yang masuk itu tidak lewat hati, tetapi lewat perut, dan kemudian keluar lagi." Dengan kata-kata itu Yesus menyatakan bahwa semua makanan halal.(19) Since it does not reach and enter his heart but [only his] digestive tract, and so passes on [into the place designed to receive waste]? Thus He was making and declaring all foods [ceremonially] clean [that is, abolishing the ceremonial distinctions of the Levitical Law].(20) Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,(20) Lalu Yesus berkata lagi, "Yang keluar dari orang, itulah yang mengotorkan dia.(20) And He said, What comes out of a man is what makes a man unclean and renders [him] unhallowed.(21) sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,(21) Sebab dari dalam, yaitu dari dalam hati, timbul pikiran-pikiran jahat yang menyebabkan orang berbuat cabul, mencuri, membunuh,(21) For from within, [that is] out of the hearts of men, come base and wicked thoughts, sexual immorality, stealing, murder, adultery,(22) perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.(22) berzinah, menipu, memfitnah, serta melakukan segala sesuatu yang jahat, menjadi serakah, tidak sopan, iri hati, sombong, dan susah diajar.(22) Coveting (a greedy desire to have more wealth), dangerous and destructive wickedness, deceit; unrestrained (indecent) conduct; an evil eye (envy), slander (evil speaking, malicious misrepresentation, abusiveness), pride ( the sin of an uplifted heart against God and man), foolishness (folly, lack of sense, recklessness, thoughtlessness).(23) Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."(23) Semua yang jahat itu timbul dari dalam, dan itulah yang menjadikan orang najis."(23) All these evil [purposes and desires] come from within, and they make the man unclean and render him unhallowed.7)(24) Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan.(24) Kemudian Yesus meninggalkan tempat itu, dan pergi ke daerah dekat kota Tirus. Ia masuk ke dalam sebuah rumah dan tidak mau bahwa orang tahu Ia berada di situ. Tetapi Ia tidak dapat menyembunyikan diri.(24) And Jesus arose and went away from there to the region of Tyre and Sidon. And He went into a house and did not want anyone to know [that He was there]; but it was not possible for Him to be hidden [from public notice].(25) Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.(25) Seorang ibu, yang anak perempuannya kemasukan roh jahat, mendengar tentang Yesus. Ia datang kepada Yesus dan sujud di depan-Nya,(25) Instead, at once, a woman whose little daughter had (was under the control of) an unclean spirit heard about Him and came and flung herself down at His feet.(26) Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.(26) sambil mohon supaya Yesus mengusir roh jahat dari anak itu. Wanita itu bukan orang Yahudi, lahir di daerah Fenisia di Siria.(26) Now the woman was a Greek (Gentile), a Syrophoenician by nationality. And she kept begging Him to drive the demon out of her little daughter.(27) Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."(27) Yesus berkata kepadanya, "Anak-anak harus diberi makan terlebih dahulu. Tidak baik mengambil makanan anak-anak untuk dilemparkan kepada anjing."(27) And He said to her, First let the children be fed, for it is not becoming or proper or right to take the children's bread and throw it to the [little house] dogs.(28) Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."(28) "Tuan," jawab wanita itu, "anjing-anjing di bawah meja pun makan sisa-sisa yang dijatuhkan anak-anak!"(28) But she answered Him, Yes, Lord, yet even the small pups under the table eat the little children's scraps of food.(29) Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."(29) Lalu Yesus berkata kepadanya, "Karena jawabanmu itu, pulanglah; roh jahat sudah keluar dari anakmu!"(29) And He said to her, Because of this saying, you may go your way; the demon has gone out of your daughter [permanently].(30) Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.(30) Ibu itu pulang. Di rumah, ia mendapati anaknya sedang berbaring di tempat tidur, dan roh jahat benar-benar sudah keluar dari anak itu.(30) And she went home and found the child thrown on the couch, and the demon departed.)(31) Kemudian Yesus meninggalkan pula daerah Tirus dan dengan melalui Sidon pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis.(31) Kemudian Yesus meninggalkan daerah Tirus, dan meneruskan perjalanan-Nya melalui Sidon ke Danau Galilea. Ia mengambil jalan lewat daerah Sepuluh Kota.(31) Soon after this, Jesus, coming back from the region of Tyre, passed through Sidon on to the Sea of Galilee, through the region of Decapolis [the ten cities].(32) Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu.(32) Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang bisu tuli. Mereka minta Yesus meletakkan tangan-Nya ke atas orang itu.(32) And they brought to Him a man who was deaf and had difficulty in speaking, and they begged Jesus to place His hand upon him.(33) Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu.(33) Yesus membawa orang itu menyendiri dari orang banyak, lalu meletakkan jari-Nya ke dalam kedua telinga orang itu. Lantas Yesus meludah, dan menjamah lidah orang itu.(33) And taking him aside from the crowd [privately], He thrust His fingers into the man's ears and spat and touched his tongue;(34) Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: "Efata!", artinya: Terbukalah!(34) Sesudah itu Yesus menengadah ke langit, lalu bernapas keras dan berkata kepada orang itu, "Efata," yang berarti, "Terbukalah!"(34) And looking up to heaven, He sighed as He said, Ephphatha, which means, Be opened!(35) Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.(35) Telinga orang itu terbuka dan lidahnya menjadi lemas kembali, dan ia mulai berbicara dengan mudah.(35) And his ears were opened, his tongue was loosed, and he began to speak distinctly and as he should.(36) Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceriterakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya.(36) Lalu Yesus melarang mereka sekalian untuk menceritakan hal itu kepada siapa pun. Tetapi semakin Yesus melarang, semakin pula mereka menyebarkannya.(36) And Jesus [ in His own interest] admonished and ordered them sternly and expressly to tell no one; but the more He commanded them, the more zealously they proclaimed it.(37) Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."(37) Dan semua orang yang mendengar itu heran sekali. Mereka berkata, "Semuanya dibuat-Nya dengan baik! Bahkan Ia membuat orang tuli mendengar dan orang bisu berbicara!"(37) And they were overwhelmingly astonished, saying, He has done everything excellently (commendably and nobly)! He even makes the deaf to hear and the dumb to speak!

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO   (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

MARKUS 8 (INDONESIAN), MARK 8

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

  

(download)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO         (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

8

Terjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ English

8:1-10 = Yesus memberi makan empat ribu orang
)(1) Pada waktu itu ada pula orang banyak di situ yang besar jumlahnya, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata:(1) Tidak berapa lama kemudian, ada lagi sekelompok orang banyak datang berkumpul. Karena mereka tidak punya makanan, Yesus memanggil pengikut-pengikut-Nya dan berkata,(1) IN THOSE days when [again] an immense crowd had gathered and they had nothing to eat, Jesus called His disciples to Him and told them,(2) Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.(2) "Aku kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari lamanya mereka bersama-sama-Ku, dan sekarang mereka tidak punya makanan.(2) I have pity and sympathy for the people and My heart goes out to them, for they have been with Me now three days and have nothing [left] to eat;(3) Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh."(3) Kalau Aku menyuruh mereka pulang dengan perut kosong, mereka akan pingsan di tengah jalan. Apalagi di antara mereka ada yang datang dari jauh."(3) And if I send them away to their homes hungry, they will be feeble through exhaustion and faint along the road; and some of them have come a long way.(4) Murid-murid-Nya menjawab: "Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?"(4) Pengikut-pengikut Yesus menjawab, "Di tempat yang terpencil ini, di manakah orang bisa mendapat cukup makanan untuk semua orang ini?"(4) And His disciples replied to Him, How can anyone fill and satisfy [these people] with loaves of bread here in [this] desolate and uninhabited region?(5) Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh."(5) "Ada berapa banyak roti pada kalian?" tanya Yesus. "Tujuh," jawab mereka.(5) And He asked them, How many loaves have you? They said, Seven.(6) Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak.(6) Maka Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di atas tanah, lalu Ia mengambil ketujuh roti itu dan mengucap syukur kepada Allah. Kemudian Ia membelah-belah roti itu dengan tangan-Nya dan memberikannya kepada pengikut-pengikut-Nya untuk dibagi-bagikan kepada orang-orang. Maka pengikut-pengikut-Nya melakukannya.(6) And He commanded the multitude to recline upon the ground, and He [then] took the seven loaves [of bread] and, having given thanks, He broke them and kept on giving them to His disciples to put before [the people], and they placed them before the crowd.(7) Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan.(7) Mereka mempunyai beberapa ekor ikan kecil juga. Yesus mengucap syukur kepada Allah atas ikan-ikan itu, lalu menyuruh pengikut-pengikut-Nya membagi-bagikan ikan-ikan itu juga.(7) And they had a few small fish; and when He had praised God and given thanks and asked Him to bless them [to their use], He ordered that these also should be set before [them].(8) Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul.(8) Mereka makan sampai kenyang--ada kira-kira empat ribu orang yang makan. Kemudian pengikut-pengikut Yesus mengumpulkan kelebihan makanan--tujuh bakul penuh. Lalu Yesus menyuruh orang-orang itu pulang,(8) And they ate and were satisfied; and they took up seven [ large provision] baskets full of the broken pieces left over.(9) Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang.(9) (di gabung 8:8)(9) And there were about 4,000 people. And He dismissed them,(10) Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.(10) dan Ia dengan pengikut-pengikut-Nya langsung naik perahu dan pergi ke daerah Dalmanuta.(10) And at once He got into the boat with His disciples and went to the district of Dalmanutha (or Magdala).8:11-13 = Orang Farisi meminta tanda
()
(11) Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.(11) Beberapa orang Farisi datang kepada Yesus, dan mulai berdebat dengan Dia untuk menjebak-Nya. Mereka minta Yesus membuat keajaiban sebagai tanda bahwa Ia datang dari Allah.(11) The Pharisees came and began to argue with and question Him, demanding from Him a sign (an attesting miracle from heaven) [maliciously] to test Him.(12) Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."(12) Yesus mengeluh lalu menjawab, "Apa sebab orang-orang zaman ini minta Aku membuat keajaiban? Tidak! Aku tidak akan memberikan tanda semacam itu kepada mereka!"(12) And He groaned and sighed deeply in His spirit and said, Why does this generation demand a sign? Positively I say to you, no sign shall be given this generation.(13) Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.(13) Lalu Yesus meninggalkan mereka, dan masuk ke dalam perahu; kemudian berangkat ke seberang danau itu.(13) And He went away and left them and, getting into the boat again, He departed to the other side.8:)(14) Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.(14) Pengikut-pengikut Yesus lupa membawa cukup roti. Mereka hanya mempunyai sebuah roti di perahu.(14) Now they had [ completely] forgotten to bring bread, and they had only one loaf with them in the boat.(15) Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."(15) "Hati-hatilah terhadap ragi orang-orang Farisi dan ragi Herodes," kata Yesus kepada mereka.(15) And Jesus [repeatedly and expressly] charged and admonished them, saying, Look out; keep on your guard and beware of the leaven of the Pharisees and the leaven of Herod and the Herodians.(16) Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."(16) Maka pengikut-pengikut Yesus itu mulai mempercakapkan hal itu. Mereka berkata, "Ia berkata begitu, sebab kita tidak punya roti."(16) And they discussed it and reasoned with one another, It is because we have no bread.(17) Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?(17) Yesus tahu apa yang mereka persoalkan. Sebab itu Ia bertanya kepada mereka, "Mengapa kalian persoalkan tentang tidak punya roti? Apakah kalian tidak tahu dan belum mengerti juga? Begitu tumpulkah pikiranmu?(17) And being aware [of it], Jesus said to them, Why are you reasoning and saying it is because you have no bread? Do you not yet discern or understand? Are your hearts in [a settled state of] hardness?(18) Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,(18) Kalian punya mata--mengapa tidak melihat? Kalian punya telinga--mengapa tidak mendengar? Tidakkah kalian ingat(18) Having eyes, do you not see [with them], and having ears, do you not hear and perceive and understand the sense of what is said? And do you not remember?(19) pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Dua belas bakul."(19) akan lima roti itu yang Aku belah-belah untuk lima ribu orang? Berapa bakul penuh kelebihan makanan yang kalian kumpulkan?" "Dua belas," jawab mereka.(19) When I broke the five loaves for the 5,000, how many [ small hand] baskets full of broken pieces did you take up? They said to Him, Twelve.(20) Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?(20) "Dan waktu Aku membelah-belah tujuh roti untuk empat ribu orang," tanya Yesus lagi, "berapa bakul kelebihan makanan yang kalian kumpulkan?" "Tujuh," jawab mereka.(20) And [when I broke] the seven loaves for the 4,000, how many [ large provision] baskets full of broken pieces did you take up? And they said to Him, Seven.(21) Lalu kata-Nya kepada mereka: "Masihkah kamu belum mengerti?"(21) "Nah, belumkah kalian mengerti juga?" kata Yesus lagi.(21) And He kept repeating, Do you not yet understand?82)(22) Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia.(22) Mereka sampai di Betsaida. Di situ orang membawa seorang buta kepada Yesus, dan minta supaya Ia menjamah orang buta itu untuk menyembuhkannya.(22) And they came to Bethsaida. And [people] brought to Him a blind man and begged Him to touch him.(23) Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?"(23) Maka Yesus memegang tangan orang buta itu dan menuntun dia ke luar kota itu. Kemudian Yesus meludahi mata orang itu. Ia meletakkan tangan-Nya pada mata orang itu, lalu bertanya kepadanya, "Dapatkah engkau melihat sesuatu sekarang?"(23) And He caught the blind man by the hand and led him out of the village; and when He had spit on his eyes and put His hands upon him, He asked him, Do you [ possibly] see anything?(24) Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon."(24) Orang itu melihat ke depan, lalu berkata, "Ya. Saya melihat orang berjalan-jalan; tetapi mereka kelihatan seperti pohon."(24) And he looked up and said, I see people, but [they look] like trees, walking.(25) Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.(25) Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu. Kali ini orang itu berusaha melihat dengan sedapat-dapatnya. Matanya sembuh, dan ia melihat semuanya dengan jelas sekali.(25) Then He put His hands on his eyes again; and the man looked intently [that is, fixed his eyes on definite objects], and he was restored and saw everything distinctly [even what was at a distance].(26) Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: "Jangan masuk ke kampung!"(26) Lalu Yesus berkata kepadanya, "Pulanglah, dan jangan kembali ke kota itu."(26) And He sent him away to his house, telling [him], Do not [even] enter the village or tell anyone there.81)(27) Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"(27) Yesus dan pengikut-pengikut-Nya pergi ke desa-desa di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Yesus bertanya kepada mereka, "Menurut kata orang, siapakah Aku ini?"(27) And Jesus went on with His disciples to the villages of Caesarea Philippi; and on the way He asked His disciples, Who do people say that I am?(28) Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi."(28) Mereka menjawab, "Ada yang berkata: Yohanes Pembaptis; ada juga yang berkata Elia, dan yang lain lagi berkata: salah seorang nabi."(28) And they answered [Him], John the Baptist; and others [say], Elijah; but others, one of the prophets.(29) Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"(29) "Tetapi menurut kalian sendiri, Aku ini siapa?" tanya Yesus. Petrus menjawab, "Bapak adalah Raja Penyelamat!"(29) And He asked them, But who do you yourselves say that I am? Peter replied to Him, You are the Christ (the Messiah, the Anointed One).(30) Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun tentang Dia.(30) Lalu Yesus memperingatkan mereka, supaya tidak memberitahukan kepada siapa pun tentang diri-Nya.(30) And He charged them sharply to tell no one about Him.8:)(31) Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.(31) Setelah itu, Yesus mulai mengajar pengikut-pengikut-Nya bahwa Anak Manusia mesti menderita banyak, dan akan ditentang oleh pemimpin-pemimpin, imam-imam kepala, dan guru-guru agama. Ia akan dibunuh, tetapi pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan kembali.(31) And He began to teach them that the Son of Man must of necessity suffer many things and be tested and disapproved and rejected by the elders and the chief priests and the scribes, and be put to death, and after three days rise again [ from death].(32) Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia.(32) Dengan jelas sekali Yesus memberitahukan hal itu kepada pengikut-pengikut-Maka Petrus menarik Yesus ke samping, dan menegur Dia.(32) And He said this freely (frankly, plainly, and explicitly, making it unmistakable). And Peter took Him by the hand and led Him aside and then [facing Him] began to rebuke Him.(33) Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."(33) Tetapi Yesus menoleh dan memandang pengikut-pengikut-Nya, lalu menegur Petrus, "Pergi dari sini, Penggoda! Pikiranmu itu pikiran manusia; bukan pikiran Allah!"(33) But turning around [His back to Peter] and seeing His disciples, He rebuked Peter, saying, Get behind Me, Satan! For you do not have a mind intent on promoting what God wills, but what pleases men [you are not on God's side, but that of men].(34) Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.(34) Kemudian Yesus memanggil orang banyak yang ada di situ bersama-sama dengan pengikut-pengikut-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka, "Orang yang mau mengikuti Aku, harus melupakan kepentingannya sendiri, kemudian memikul salibnya, dan terus mengikuti Aku.(34) And Jesus called [to Him] the throng with His disciples and said to them, If anyone intends to come after Me, let him deny himself [forget, ignore, disown, and lose sight of himself and his own interests] and take up his cross, and [ joining Me as a disciple and siding with My party] follow with Me [continually, cleaving steadfastly to Me].(35) Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.(35) Sebab orang yang mau mempertahankan hidupnya, akan kehilangan hidupnya. Tetapi orang yang mengurbankan hidupnya untuk-Ku dan untuk Kabar Baik dari Allah, akan menyelamatkannya.(35) For whoever wants to save his [ higher, spiritual, eternal] life, will lose it [the lower, natural, temporal life which is lived only on earth]; and whoever gives up his life [which is lived only on earth] for My sake and the Gospel's will save it [his higher, spiritual life in the eternal kingdom of God].(36) Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.(36) Apa untungnya bagi seseorang, kalau seluruh dunia ini menjadi miliknya, tetapi ia kehilangan hidupnya?(36) For what does it profit a man to gain the whole world, and forfeit his life [ in the eternal kingdom of God]?(37) Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?(37) Dapatkah hidup itu ditukar dengan sesuatu?(37) For what can a man give as an exchange ( a compensation, a ransom, in return) for his [blessed] life [ in the eternal kingdom of God]?(38) Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus."(38) Kalau seseorang malu mengakui Aku dan pengajaran-Ku pada zaman durhaka dan jahat ini, Anak Manusia juga akan malu mengakui orang itu, pada waktu Ia datang nanti dengan kuasa Bapa-Nya, disertai malaikat-malaikat yang suci."(38) For whoever is ashamed [here and now] of Me and My words in this adulterous (unfaithful) and [preeminently] sinful generation, of him will the Son of Man also be ashamed when He comes in the glory (splendor and majesty) of His Father with the holy angels.

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO         (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

MARKUS 9 (INDONESIAN), MARK 9

(download)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO        (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

9(sam1 =

PeTerjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ Englishmberitahuan pertama tentang penderitaan Yesus dan syarat-syarat mengikut Dia
)(1) Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."(1) "Ketahuilah!" kata Yesus. "Dari antara kalian di sini ada yang tidak akan mati, sebelum melihat Allah memerintah dengan kuasa!"(1) AND JESUS said to them, Truly and solemnly I say to you, there are some standing here who will in no way taste death before they see the kingdom of God come in [its] power.9)(2) Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka,(2) Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus dengan Yakobus dan saudaranya Yohanes, menyendiri ke sebuah gunung yang tinggi. Di depan mata mereka Yesus berubah rupa.(2) Six days after this, Jesus took with Him Peter and James and John and led them up on a high mountain apart by themselves. And He was transfigured before them and became resplendent with divine brightness.(3) dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu.(3) Pakaian-Nya menjadi putih berkilauan. Tidak ada seorang penatu pun di dunia ini yang dapat mencuci seputih itu.(3) And His garments became glistening, intensely white, as no fuller (cloth dresser, launderer) on earth could bleach them.(4) Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus.(4) Kemudian ketiga orang pengikut-Nya itu melihat Yesus bercakap-cakap dengan Elia dan Musa.(4) And Elijah appeared [there] to them, accompanied by Moses, and they were holding [a protracted] conversation with Jesus.(5) Kata Petrus kepada Yesus: "Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."(5) Maka Petrus berkata kepada Yesus, "Pak Guru, enak sekali kita di sini. Baiklah kami mendirikan tiga kemah: satu untuk Bapak, satu untuk Musa, dan satu lagi untuk Elia."(5) And Peter took up the conversation, saying, Master, it is good and suitable and beautiful for us to be here. Let us make three booths (tents)--one for You and one for Moses and one for Elijah.(6) Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan.(6) Sebenarnya Petrus tidak tahu apa yang ia harus katakan, sebab ia dengan kedua temannya sedang ketakutan sekali.(6) For he did not [really] know what to say, for they were in a violent fright ( aghast with dread).(7) Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia."(7) Kemudian awan meliputi mereka dan dari awan itu terdengar suara yang berkata, "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Dengarkan Dia!"(7) And a cloud threw a shadow upon them, and a voice came out of the cloud, saying, This is My Son, the [ most dearworthy] Beloved One. Be constantly listening to and obeying Him!(8) Dan sekonyong-konyong waktu mereka memandang sekeliling mereka, mereka tidak melihat seorangpun lagi bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri.(8) Cepat-cepat mereka melihat sekeliling mereka, dan tidak lagi melihat siapa pun di situ bersama mereka, kecuali Yesus saja.(8) And looking around, they suddenly no longer saw anyone with them except Jesus only.(9) Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka, supaya mereka jangan menceriterakan kepada seorangpun apa yang telah mereka lihat itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati.(9) Waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus memperingatkan mereka, "Jangan memberitahukan kepada siapa pun apa yang kalian lihat tadi sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari kematian."(9) And as they were coming back down the mountain, He admonished and expressly ordered them to tell no one what they had seen until the Son of Man should rise from among the dead.(10) Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan "bangkit dari antara orang mati."(10) Mereka mentaati pesan itu, tetapi di antara mereka sendiri mereka mulai mempercakapkan apa maksud Yesus dengan "hidup kembali dari kematian".(10) So they carefully and faithfully kept the matter to themselves, questioning and disputing with one another about what rising from among the dead meant.(11) Lalu mereka bertanya kepada-Nya: "Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?"(11) Maka mereka bertanya kepada-Nya, "Mengapa guru-guru agama berkata bahwa Elia mesti datang terlebih dahulu?"(11) And they asked Him, Why do the scribes say that it is necessary for Elijah to come first?(12) Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan?(12) Yesus menjawab, "Elia memang datang terlebih dahulu untuk membereskan segala sesuatu. Tetapi bagaimanakah halnya dengan Anak Manusia? Apa sebab di dalam Alkitab tertulis bahwa Ia akan banyak menderita dan dihina orang?(12) And He said to them, Elijah, it is true, does come first to restore all things and set them to rights. And how is it written of the Son of Man that He will suffer many things and be utterly despised and be treated with contempt and rejected?(13) Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia."(13) Tetapi Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, dan orang-orang memperlakukan dia semau mereka. Itu cocok dengan yang sudah tertulis dalam Alkitab tentang dirinya."(13) But I tell you that Elijah has already come, and [people] did to him whatever they desired, as it is written of him.93)(14) Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka.(14) Ketika Yesus dan ketiga pengikut-Nya sudah berada kembali bersama pengikut-pengikut yang lainnya, mereka melihat banyak orang di situ. Beberapa guru agama sedang berdebat dengan pengikut-pengikut Yesus itu.(14) And when they came to the [nine] disciples, they saw a great crowd around them and scribes questioning and disputing with them.(15) Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia.(15) Begitu orang-orang itu melihat Yesus, mereka tercengang, lalu berlari-lari menyambut Dia.(15) And immediately all the crowd, when they saw Jesus [ returning from the holy mount, His face and person yet glistening], they were greatly amazed and ran up to Him [and] greeted Him.(16) Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Apa yang kamu persoalkan dengan mereka?"(16) "Apa yang kalian persoalkan dengan guru-guru agama itu?" tanya Yesus kepada pengikut-pengikut-Nya.(16) And He asked them, About what are you questioning and discussing with them?(17) Kata seorang dari orang banyak itu: "Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia.(17) Seorang dari antara orang banyak itu menjawab, "Bapak Guru, saya membawa anak saya kepada Bapak. Dia bisu karena kemasukan roh jahat.(17) And one of the throng replied to Him, Teacher, I brought my son to You, for he has a dumb spirit.(18) Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat."(18) Kalau roh itu menyerang dia, badannya dibanting-banting ke tanah, mulutnya berbusa, giginya mengertak dan seluruh tubuhnya menjadi kaku. Saya minta pengikut-pengikut Bapak mengusir roh jahat itu, tetapi mereka tidak dapat melakukannya."(18) And wherever it lays hold of him [so as to make him its own], it dashes him down and convulses him, and he foams [at the mouth] and grinds his teeth, and he [ falls into a motionless stupor and] is wasting away. And I asked Your disciples to drive it out, and they were not able [to do it].(19) Maka kata Yesus kepada mereka: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!"(19) Maka Yesus berkata kepada mereka, "Bukan main kalian ini! Kalian sungguh-sungguh orang yang tidak percaya. Sampai kapan Aku harus tinggal bersama-sama kalian dan bersabar terhadap kalian? Bawa anak itu ke mari!"(19) And He answered them, O unbelieving generation [without any faith]! How long shall I [have to do] with you? How long am I to bear with you? Bring him to Me.(20) Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa.(20) Mereka pun membawa anak itu kepada Yesus. Begitu roh jahat itu melihat Yesus, ia membuat badan anak itu kejang-kejang sehingga anak itu jatuh terguling-guling ke tanah. Mulutnya berbusa.(20) So they brought [the boy] to Him, and when the spirit saw Him, at once it completely convulsed the boy, and he fell to the ground and kept rolling about, foaming [at the mouth].(21) Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya.(21) Lalu Yesus bertanya kepada bapaknya, "Sudah berapa lama ia begini?" "Sejak ia masih kecil!" jawab bapaknya.(21) And [Jesus] asked his father, How long has he had this? And he answered, From the time he was a little boy.(22) Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami."(22) "Sudah sering roh jahat itu berusaha membunuh dia dengan menjatuhkannya ke dalam api atau ke dalam air. Tetapi kalau Bapak dapat menolong, sudilah Bapak mengasihani kami dan menolong kami!"(22) And it has often thrown him both into fire and into water, intending to kill him. But if You can do anything, do have pity on us and help us.(23) Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"(23) "Apa katamu? Kalau Bapak dapat?" jawab Yesus. "Segalanya dapat, asal orang percaya!"(23) And Jesus said, [You say to Me], If You can do anything? [Why,] all things can be (are possible) to him who believes!(24) Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"(24) Langsung ayah itu berteriak, "Tuhan, saya percaya, tetapi iman saya kurang. Tolonglah saya supaya lebih percaya lagi!"(24) At once the father of the boy gave [an eager, piercing, inarticulate] cry with tears, and he said, Lord, I believe! [Constantly] help my weakness of faith!(25) Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!"(25) Waktu Yesus melihat bahwa orang banyak mulai datang berkerumun, Ia memerintahkan roh jahat itu dengan berkata, "Roh tuli dan bisu, Aku perintahkan kau keluar dari anak ini dan jangan sekali-kali masuk lagi ke dalamnya!"(25) But when Jesus noticed that a crowd [of people] came running together, He rebuked the unclean spirit, saying to it, You dumb and deaf spirit, I charge you to come out of him and never go into him again.(26) Lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak orang yang berkata: "Ia sudah mati."(26) Roh jahat itu berteriak, lalu membuat badan anak itu kejang-kejang, kemudian keluar dari anak itu. Anak itu kelihatan seperti mayat sehingga semua orang berkata, "Ia sudah mati!"(26) And after giving a [hoarse, clamoring, fear-stricken] shriek of anguish and convulsing him terribly, it came out; and the boy lay [pale and motionless] like a corpse, so that many of them said, He is dead.(27) Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit sendiri.(27) Tetapi Yesus memegang tangannya dan menolong dia bangun. Anak itu pun bangun.(27) But Jesus took [ a strong grip of] his hand and began lifting him up, and he stood.(28) Ketika Yesus sudah di rumah, dan murid-murid-Nya sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?"(28) Setelah Yesus di rumah, pengikut-pengikut-Nya datang secara tersendiri kepada-Nya dan bertanya, "Apa sebab kami tidak dapat mengusir roh jahat itu?"(28) And when He had gone indoors, His disciples asked Him privately, Why could not we drive it out?(29) Jawab-Nya kepada mereka: "Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa."(29) Yesus menjawab, "Roh jahat semacam itu tidak dapat diusir dengan cara apa pun, selain dengan doa."(29) And He replied to them, This kind cannot be driven out by anything but prayer and fasting.9)(30) Yesus dan murid-murid-Nya berangkat dari situ dan melewati Galilea, dan Yesus tidak mau hal itu diketahui orang;(30) Yesus dan pengikut-pengikut-Nya meninggalkan tempat itu dan meneruskan perjalanan melalui Galilea. Yesus tidak mau orang tahu di mana Ia berada,(30) They went on from there and passed along through Galilee. And He did not wish to have anyone know it,(31) sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit."(31) sebab Ia sedang mengajar pengikut-pengikut-Nya. "Anak Manusia akan diserahkan kepada kuasa manusia," begitu kata Yesus, "dan Ia akan dibunuh, tetapi pada hari ketiga Ia akan bangkit!"(31) For He was [engaged for the time being in] teaching His disciples. He said to them, The Son of Man is being delivered into the hands of men, and they will put Him to death; and when He has been killed, after three days He will rise [ from death].(32) Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya.(32) Pengikut-pengikut-Nya tidak mengerti yang diajarkan oleh Yesus, tetapi mereka takut bertanya kepada-Nya.(32) But they did not comprehend what He was saying, and they were afraid to ask Him [what this statement meant].)(33) Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?"(33) Mereka sampai di Kapernaum. Setelah di rumah, Yesus bertanya kepada pengikut-pengikut-Nya, "Kalian mempersoalkan apa di tengah jalan tadi?"(33) And they arrived at Capernaum; and when [they were] in the house, He asked them, What were you discussing and arguing about on the road?(34) Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka.(34) Mereka tidak menjawab, sebab di tengah jalan mereka bertengkar mengenai siapa yang terbesar.(34) But they kept still, for on the road they had discussed and disputed with one another as to who was the greatest.(35) Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya."(35) Yesus duduk, lalu memanggil kedua belas pengikut-Nya itu. Ia berkata kepada mereka, "Orang yang mau menjadi yang nomor satu, ia harus menjadi yang terakhir dan harus menjadi pelayan semua orang."(35) And He sat down and called the Twelve [apostles], and He said to them, If anyone desires to be first, he must be last of all, and servant of all.(36) Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka:(36) Kemudian Yesus mengambil seorang anak kecil, dan membuat anak itu berdiri di depan mereka semua. Yesus memeluk anak itu dan berkata kepada pengikut-pengikut-Nya,(36) And He took a little child and put him in the center of their group; and taking him in [His] arms, He said to them,(37) Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.(37) "Orang yang menerima seorang anak seperti ini karena Aku, berarti menerima Aku. Dan orang yang menerima Aku, ia bukan menerima Aku saja, tetapi menerima juga Dia yang mengutus Aku."(37) Whoever in My name and for My sake accepts and receives and welcomes one such child also accepts and receives and welcomes Me; and whoever so receives Me receives not only Me but Him Who sent Me.9)(38) Kata Yohanes kepada Yesus: "Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita."(38) Lalu Yohanes berkata kepada Yesus, "Pak Guru, kami melihat seseorang mengusir setan atas nama Bapak. Dan kami melarang dia sebab ia bukan dari kita."(38) John said to Him, Teacher, we saw a man who does not follow along with us driving out demons in Your name, and we forbade him to do it, because he is not one of our band [of Your disciples].(39) Tetapi kata Yesus: "Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku.(39) Tetapi Yesus berkata, "Jangan melarang dia, sebab tidak seorang pun yang membuat keajaiban atas nama-Ku, dapat langsung menjelek-jelekkan Aku.(39) But Jesus said, Do not restrain or hinder or forbid him; for no one who does a mighty work in My name will soon afterward be able to speak evil of Me.(40) Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita.(40) Sebab orang yang tidak melawan kita, berarti berpihak kepada kita.(40) For he who is not against us is for us.(41) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya."(41) Ingatlah! Orang yang memberi minum kepadamu oleh karena kalian pengikut Raja Penyelamat, ia pasti akan menerima upahnya."(41) For I tell you truly, whoever gives you a cup of water to drink because you belong to and bear the name of Christ will by no means fail to get his reward.92)(42) Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.(42) "Siapa menyebabkan salah satu dari orang-orang yang kecil ini tidak percaya lagi kepada-Ku, lebih baik kalau batu penggilingan diikatkan pada lehernya, dan ia dibuang ke dalam laut.(42) And whoever causes one of these little ones (these believers) who acknowledge and cleave to Me to stumble and sin, it would be better (more profitable and wholesome) for him if a [huge] millstone were hung about his neck, and he were thrown into the sea.(43) Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;(43) Kalau tanganmu membuat engkau berdosa, potonglah tangan itu! Lebih baik engkau hidup dengan Allah tanpa sebelah tangan daripada engkau dengan kedua belah tanganmu masuk ke neraka, yaitu api yang abadi.(43) And if your hand puts a stumbling block before you and causes you to sin, cut it off! It is more profitable and wholesome for you to go into life [ that is really worthwhile] maimed than with two hands to go to hell (Gehenna), into the fire that cannot be put out.(44) (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)(44) (Di sana api tidak bisa padam, dan ulat tidak bisa mati.)(44) (Where their worm does not die, and the fire is not put out.)(45) Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka;(45) Dan kalau kakimu membuat engkau berdosa, potonglah kaki itu. Lebih baik engkau hidup dengan Allah tanpa sebelah kakimu, daripada engkau dengan kedua belah kakimu dibuang ke dalam neraka.(45) And if your foot is a cause of stumbling and sin to you, cut it off! It is more profitable and wholesome for you to enter into life [that is really worthwhile] crippled than, having two feet, to be cast into hell (Gehenna).(46) (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)(46) (Di sana api tidak bisa padam dan ulat tidak bisa mati.)(46) (Where their worm does not die, and the fire is not put out.)(47) Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,(47) Kalau matamu menyebabkan engkau berdosa, cungkillah mata itu! Lebih baik engkau masuk Dunia Baru Allah tanpa satu mata, daripada engkau dengan kedua belah matamu dibuang ke dalam neraka.(47) And if your eye causes you to stumble and sin, pluck it out! It is more profitable and wholesome for you to enter the kingdom of God with one eye than with two eyes to be thrown into hell (Gehenna),(48) di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.(48) Di sana api tidak bisa padam dan ulat tidak bisa mati.(48) Where their worm [ which preys on the inhabitants and is a symbol of the wounds inflicted on the man himself by his sins] does not die, and the fire is not put out.(49) Karena setiap orang akan digarami dengan api.(49) Setiap orang akan dimurnikan dengan api, seperti kurban disucikan dengan garam.(49) For everyone shall be salted with fire.(50) Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."(50) Garam itu baik, tetapi kalau menjadi tawar, mungkinkah diasinkan kembali? Jadi, hendaklah kalian menjadi seperti garam--hiduplah bersama-sama dengan rukun."(50) Salt is good (beneficial), but if salt has lost its saltness, how will you restore [the saltness to] it? Have salt within yourselves, and be at peace and live in harmony with one another.

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO        (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com

MARKUS 10 (INDONESIAN), MARK 10

(download)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO          (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com 

10

 Terjemahan Baru/ Bahasa Indonesia Sehari Hari/ English ::1-12 = Perceraian
((1) Dari situ Yesus berangkat ke daerah Yudea dan ke daerah seberang sungai Yordan dan di situpun orang banyak datang mengerumuni Dia; dan seperti biasa Ia mengajar mereka pula.(1) Kemudian Yesus meninggalkan tempat itu, dan pergi ke daerah Yudea dan daerah di seberang Sungai Yordan. Orang banyak datang lagi berkerumun sekeliling Yesus. Dan seperti biasa Yesus mengajar mereka.(1) AND [Jesus] left there [Capernaum] and went to the region of Judea and beyond [east of] the Jordan; and crowds [constantly] gathered around Him again, and as was His custom, He began to teach them again.(2) Maka datanglah orang-orang Farisi, dan untuk mencobai Yesus mereka bertanya kepada-Nya: "Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan isterinya?"(2) Beberapa orang Farisi datang juga untuk menjebak Yesus. Mereka bertanya, "Menurut hukum agama kita, apakah boleh orang menceraikan istrinya?"(2) And some Pharisees came up, and, in order to test Him and try to find a weakness in Him, asked, Is it lawful for a man to dismiss and repudiate and divorce his wife?(3) Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Apa perintah Musa kepada kamu?"(3) Yesus menjawab, "Musa memberi perintah apa kepada kalian?"(3) He answered them, What did Moses command you?(4) Jawab mereka: "Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat surat cerai."(4) "Musa mengizinkan orang menceraikan istrinya, asal menulis surat cerai dahulu," jawab mereka.(4) They replied, Moses allowed a man to write a bill of divorce and to put her away.(5) Lalu kata Yesus kepada mereka: "Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.(5) "Musa menulis perintah itu sebab kalian terlalu sukar diajar," kata Yesus kepada mereka.(5) But Jesus said to them, Because of your hardness of heart [ your condition of insensibility to the call of God] he wrote you this precept in your Law.(6) Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan,(6) "Tetapi pada permulaannya, pada waktu Allah menciptakan manusia, dikatakan bahwa 'Allah menjadikan mereka laki-laki dan wanita.(6) But from the beginning of creation God made them male and female.(7) sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya,(7) Itu sebabnya laki-laki akan meninggalkan ibu bapaknya dan bersatu dengan istrinya,(7) For this reason a man shall leave [behind] his father and his mother and be joined to his wife and cleave closely to her permanently,(8) sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.(8) maka keduanya menjadi satu.' Jadi, mereka bukan lagi dua orang, melainkan satu.(8) And the two shall become one flesh, so that they are no longer two, but one flesh.(9) Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."(9) Itu sebabnya, apa yang sudah disatukan oleh Allah, tidak boleh diceraikan oleh manusia!"(9) What therefore God has united (joined together), let not man separate or divide.(10) Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada Yesus tentang hal itu.(10) Setelah mereka masuk rumah, pengikut-pengikut-Nya bertanya kepada Yesus tentang hal itu.(10) And indoors the disciples questioned Him again about this subject.(11) Lalu kata-Nya kepada mereka: "Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.(11) Yesus berkata kepada mereka, "Siapa menceraikan istrinya lalu kawin dengan wanita lain, orang itu berzinah terhadap istrinya yang pertama itu.(11) And He said to them, Whoever dismisses (repudiates and divorces) his wife and marries another commits adultery against her;(12) Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah."(12) Begitu juga wanita yang menceraikan suaminya lalu kawin dengan lelaki yang lain, ia pun berzinah."(12) And if a woman dismisses (repudiates and divorces) her husband and marries another, she commits adultery.10:(13) Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.(13) Ada orang-orang membawa anak-anak kepada Yesus supaya Ia menjamah dan memberkati mereka. Tetapi pengikut-pengikut Yesus memarahi orang-orang itu.(13) And they kept bringing young children to Him that He might touch them, and the disciples were reproving them [for it].(14) Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.(14) Melihat hal itu, Yesus marah lalu Ia berkata kepada pengikut-pengikut-Nya "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku! Jangan melarang mereka, sebab orang-orang seperti inilah yang menjadi anggota umat Allah.(14) But when Jesus saw [it], He was indignant and pained and said to them, Allow the children to come to Me--do not forbid or prevent or hinder them--for to such belongs the kingdom of God.(15) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."(15) Ingatlah ini! Siapa tidak menghadap Allah seperti seorang anak, tidak akan menjadi anggota umat Allah."(15) Truly I tell you, whoever does not receive and accept and welcome the kingdom of God like a little child [does] positively shall not enter it at all.(16) Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.(16) Sesudah mengatakan demikian, Yesus memeluk anak-anak itu, kemudian Ia meletakkan tangan-Nya ke atas mereka masing-masing dan memberkati mereka.(16) And He took them [the children up one by one] in His arms and [ fervently invoked a] blessing, placing His hands upon them.10:17-27 = (17) Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"(17) Waktu Yesus meneruskan lagi perjalanan-Nya, seorang datang berlari-lari kepada Yesus. Orang itu sujud di hadapan Yesus dan bertanya, "Guru yang baik, saya harus berbuat apa supaya dapat menerima hidup sejati dan kekal?"(17) And as He was setting out on His journey, a man ran up and knelt before Him and asked Him, Teacher, [You are essentially and perfectly morally] good, what must I do to inherit eternal life [that is, to partake of eternal salvation in the Messiah's kingdom]?(18) Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.(18) "Mengapa engkau mengatakan Aku baik?" tanya Yesus. "Tidak ada yang baik, selain Allah sendiri.(18) And Jesus said to him, Why do you call Me [ essentially and perfectly morally] good? There is no one [ essentially and perfectly morally] good--except God alone.(19) Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!"(19) Engkau sudah tahu perintah-perintah Allah, 'Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan bersaksi dusta, jangan menipu, hormatilah ayah dan ibumu.'"(19) You know the commandments: Do not kill, do not commit adultery, do not steal, do not bear false witness, do not defraud, honor your father and mother.(20) Lalu kata orang itu kepada-Nya: "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku."(20) "Bapak Guru," kata orang itu, "semua perintah itu sudah saya turuti sejak muda."(20) And he replied to Him, Teacher, I have carefully guarded and observed all these and taken care not to violate them from my boyhood.(21) Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."(21) Yesus memandang orang itu dengan sayang lalu berkata, "Tinggal satu hal lagi yang engkau perlukan. Pergilah jual semua milikmu; berikanlah uangnya kepada orang miskin, dan engkau akan mendapat harta di surga. Sesudah itu datanglah mengikuti Aku."(21) And Jesus, looking upon him, loved him, and He said to him, You lack one thing; go and sell all you have and give [the money] to the poor, and you will have treasure in heaven; and come [and] accompany Me [ walking the same road that I walk].(22) Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.(22) Mendengar Yesus berkata begitu, orang itu kecewa, lalu meninggalkan tempat itu dengan susah hati karena ia kaya sekali.(22) At that saying the man's countenance fell and was gloomy, and he went away grieved and sorrowing, for he was holding great possessions.(23) Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah."(23) Maka Yesus memandang pengikut-pengikut-Nya lalu berkata kepada mereka, "Sukar sekali untuk orang kaya menjadi anggota umat Allah!"(23) And Jesus looked around and said to His disciples, With what difficulty will those who possess wealth and keep on holding it enter the kingdom of God!(24) Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: "Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.(24) Pengikut-pengikut-Nya heran mendengar perkataan Yesus itu. Tetapi Yesus berkata pula, "Anak-anak-Ku, memang sukar untuk menjadi anggota umat Allah!(24) And the disciples were amazed and bewildered and perplexed at His words. But Jesus said to them again, Children, how hard it is for those who trust (place their confidence, their sense of safety) in riches to enter the kingdom of God!(25) Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."(25) Lebih mudah seekor unta masuk lubang jarum daripada seorang kaya masuk Dunia Baru Allah."(25) It is easier for a camel to go through the eye of a needle than for a rich man to enter the kingdom of God.(26) Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"(26) Kata-kata Yesus itu membuat pengikut-pengikut-Nya heran, sehingga mereka bertanya satu sama lain, "Kalau begitu, siapa yang bisa selamat?"(26) And they were shocked and exceedingly astonished, and said to Him and to one another, Then who can be saved?(27) Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."(27) Yesus memandang mereka dan menjawab, "Bagi manusia itu mustahil, tetapi tidak mustahil bagi Allah; semua mungkin bagi Allah."(27) Jesus glanced around at them and said, With men [it is] impossible, but not with God; for all things are possible with God.10:28-31 = Up(28) Berkatalah Petrus kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!"(28) Lalu Petrus berkata, "Lihatlah, kami sudah meninggalkan segala-galanya untuk mengikuti Bapak."(28) Peter started to say to Him, Behold, we have yielded up and abandoned everything [once and for all and joined You as Your disciples, siding with Your party] and accompanied You [ walking the same road that You walk].(29) Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,(29) Kata Yesus, "Percayalah: orang yang sudah meninggalkan rumah tangganya, atau saudaranya yang laki-laki atau perempuan, atau ibunya, atau bapaknya, atau anak-anaknya, ataupun sawah ladangnya karena Aku dan karena Kabar Baik dari Allah,(29) Jesus said, Truly I tell you, there is no one who has given up and left house or brothers or sisters or mother or father or children or lands for My sake and for the Gospel's(30) orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.(30) orang itu akan menerima lebih banyak pada masa sekarang ini. Ia akan mendapat seratus kali lebih banyak rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak-anak, sawah ladang, --dan siksaan juga. Dan nanti di zaman yang akan datang, orang itu akan menerima hidup sejati dan kekal.(30) Who will not receive a hundred times as much now in this time--houses and brothers and sisters and mothers and children and lands, with persecutions--and in the age to come, eternal life.(31) Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."(31) Tetapi banyak orang yang sekarang ini pertama akan menjadi yang terakhir dan banyak yang sekarang ini terakhir akan menjadi yang pertama."(31) But many [who are now] first will be last [then], and many [who are now] last will be first [then].10(32) Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem dan Yesus berjalan di depan. Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut. Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan Ia mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya,(32) Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem. Yesus berjalan di depan, dan pengikut-pengikut-Nya cemas semuanya. Dan orang-orang yang mengikuti mereka dari belakang pun merasa takut. Kemudian Yesus memanggil lagi pengikut-pengikut-Nya tersendiri dan memberitahukan kepada mereka apa yang akan terjadi nanti atas diri-Nya.(32) They were on the way going up to Jerusalem, and Jesus was walking on in front of them; and they were bewildered and perplexed and greatly astonished, and those [who were still] following were seized with alarm and were afraid. And He took the Twelve [apostles] again and began to tell them what was about to happen to Him,(33) kata-Nya: "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah,(33) "Dengarlah," kata-Nya, "kita sekarang sedang menuju Yerusalem. Di sana Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan guru-guru agama. Ia akan dihukum mati, kemudian diserahkan kepada orang-orang bukan Yahudi.(33) [Saying], Behold, we are going up to Jerusalem, and the Son of Man will be turned over to the chief priests and the scribes; and they will condemn and sentence Him to death and turn Him over to the Gentiles.(34) dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit."(34) Mereka akan mengolok-olok Dia, meludahi Dia, menyiksa Dia, dan menyalibkan Dia. Tetapi pada hari ketiga Ia akan bangkit."(34) And they will mock Him and spit on Him, and whip Him and put Him to death; but after three days He will rise again [ from death].10:35-45 )(35) Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!"(35) Lalu Yakobus dan Yohanes, yaitu anak-anak Zebedeus, datang kepada Yesus. "Bapak Guru," kata mereka, "ada suatu hal yang kami ingin Bapak lakukan untuk kami."(35) And James and John, the sons of Zebedee, approached Him and said to Him, Teacher, we desire You to do for us whatever we ask of You.(36) Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?"(36) "Apa yang kalian ingin Aku perbuat bagimu?" tanya Yesus.(36) And He replied to them, What do you desire Me to do for you?(37) Lalu kata mereka: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu."(37) Mereka menjawab, "Kami ingin duduk di kanan kiri Bapak, apabila Bapak bertakhta dengan mulia."(37) And they said to Him, Grant that we may sit, one at Your right hand and one at [Your] left hand, in Your glory (Your majesty and splendor).(38) Tetapi kata Yesus kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?"(38) "Kalian tidak tahu apa yang kalian minta," kata Yesus kepada mereka, "Sanggupkah kalian minum dari piala penderitaan yang akan Aku minum dan masuk ke dalam kancah penderitaan yang akan Aku masuki?"(38) But Jesus said to them, You do not know what you are asking. Are you able to drink the cup that I drink or be baptized with the baptism [of affliction] with which I am baptized?(39) Jawab mereka: "Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka: "Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.(39) "Sanggup," jawab mereka. Maka Yesus berkata lagi kepada mereka, "Memang kalian akan minum dari piala penderitaan yang akan Aku minum, dan masuk ke dalam kancah penderitaan yang akan Aku masuki.(39) And they replied to Him, We are able. And Jesus told them, The cup that I drink you will drink, and you will be baptized with the baptism with which I am baptized,(40) Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan."(40) Tetapi mengenai siapa yang akan duduk di kanan atau kiri-Ku, itu bukan Aku yang berhak menentukan. Allah yang menentukan siapa-siapa yang akan duduk di tempat-tempat itu."(40) But to sit at My right hand or at My left hand is not Mine to give; but [it will be given to those] for whom it is ordained and prepared.(41) Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes.(41) Ketika sepuluh pengikut Yesus yang lainnya itu mendengar hal itu, mereka marah kepada Yakobus dan Yohanes.(41) And when the other ten [apostles] heard it, they began to be indignant with James and John.(42) Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.(42) Jadi Yesus memanggil mereka semuanya, lalu berkata, "Kalian tahu bahwa pemimpin-pemimpin bangsa yang tidak mengenal Allah menindas rakyatnya. Dan pembesar-pembesar mereka menekan mereka.(42) But Jesus called them to [Him] and said to them, You know that those who are recognized as governing and are supposed to rule the Gentiles (the nations) lord it over them [ruling with absolute power, holding them in subjection], and their great men exercise authority and dominion over them.(43) Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,(43) Tetapi kalian tidak boleh begitu! Sebaliknya, orang yang mau menjadi besar di antara kalian, ia harus menjadi pelayanmu.(43) But this is not to be so among you; instead, whoever desires to be great among you must be your servant,(44) dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.(44) Dan orang yang mau menjadi yang pertama di antara kalian, harus menjadi hamba bagi semua.(44) And whoever wishes to be most important and first in rank among you must be slave of all.(45) Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."(45) Sebab Anak Manusia pun tidak datang untuk dilayani. Ia datang untuk melayani dan untuk menyerahkan nyawa-Nya untuk membebaskan banyak orang."(45) For even the Son of Man came not to have service rendered to Him, but to serve, and to give His life as a ransom for ( instead of) many.1(46) Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.(46) Mereka tiba di Yerikho. Dan waktu Yesus dengan pengikut-pengikut-Nya serta orang banyak meninggalkan kota itu, seorang buta sedang duduk minta-minta di pinggir jalan. Namanya Bartimeus, anak dari Timeus.(46) Then they came to Jericho. And as He was leaving Jericho with His disciples and a great crowd, Bartimaeus, a blind beggar, a son of Timaeus, was sitting by the roadside.(47) Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!"(47) Ketika ia mendengar bahwa yang sedang lewat itu adalah Yesus orang Nazaret, ia berteriak, "Yesus, Anak Daud! Kasihanilah saya!"(47) And when he heard that it was Jesus of Nazareth, he began to shout, saying, Jesus, Son of David, have pity and mercy on me [ now]!(48) Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: "Anak Daud, kasihanilah aku!"(48) Ia dimarahi oleh banyak orang dan disuruh diam. Tetapi ia lebih keras lagi berteriak, "Anak Daud, kasihanilah saya!"(48) And many severely censured and reproved him, telling him to keep still, but he kept on shouting out all the more, You Son of David, have pity and mercy on me [now]!(49) Lalu Yesus berhenti dan berkata: "Panggillah dia!" Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: "Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau."(49) Maka Yesus berhenti lalu berkata, "Panggillah dia." Jadi mereka memanggil orang buta itu. Mereka berkata kepadanya, "Tenanglah! Kau dipanggil Yesus, bangun!"(49) And Jesus stopped and said, Call him. And they called the blind man, telling him, Take courage! Get up! He is calling you.(50) Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus.(50) Orang buta itu pun melemparkan jubahnya, lalu cepat-cepat berdiri dan pergi kepada Yesus.(50) And throwing off his outer garment, he leaped up and came to Jesus.(51) Tanya Yesus kepadanya: "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang buta itu: "Rabuni, supaya aku dapat melihat!"(51) "Apa yang kauingin Aku perbuat untukmu?" tanya Yesus kepadanya. Orang buta itu menjawab, "Pak Guru, saya ingin melihat."(51) And Jesus said to him, What do you want Me to do for you? And the blind man said to Him, Master, let me receive my sight.(52) Lalu kata Yesus kepadanya: "Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!" Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.(52) "Pergilah," kata Yesus, "karena engkau percaya kepada-Ku, engkau sembuh." Pada saat itu juga orang itu dapat melihat. Lalu ia mengikuti Yesus di jalan.(52) And Jesus said to him, Go your way; your faith has healed you. And at once he received his sight and accompanied Jesus on the road.

TO LISTEN to the WORD of GOD (ENTIRE BIBLE) in ENGLISH GO TO          (UNTUK MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH (KESELURUHAN ALKITAB) DALAM BAHASA INGGRIS PERGI KE:

www.HEARINGtheWORD.posterous.com